AHY Jadi Ketua Umum Demokrat, Bamsoet: Patut Diacungi Jempol

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendaftar Calon Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Jakarta, Ahad 15 Maret 2020. Tempo/ Fikri Arigi.

    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendaftar Calon Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Jakarta, Ahad 15 Maret 2020. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo mengapresiasi terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi ketua umum Partai Demokrat yang baru. Dia berpendapat, anak-anak muda memang harus diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia ke depan.

    "Patut diberikan acungan jempol, karena Agus adalah anak muda dan memang sepatutnya ke depan anak-anak muda diberikan tempat untuk memimpin bangsa ini," ujar saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin malam, 16 Maret 2020.

    Bamsoet menilai kongres Demokrat yang memilih pemimpin baru itu menunjukkan adanya sistem demokrasi yang berjalan di partai politik. Jika merujuk beberapa kongres partai politik belakangan ini, hanya Demokrat yang memilih pemimpin baru.

    Adapun beberapa partai lain seperti PDIP, Golkar, NasDem, PKB, dan PAN kembali memilih inkumben sebagai ketua umum.

    "Setiap partai politik memiliki karakteristik sendiri, aspirasi dan pilihannya sendiri. Saya kira apa yang terjadi di Partai Demokrat perlu kita beri apresiasi," kata Bamsoet. "Yang penting penyelenggaraan itu menunjukkan sistem demokrasi berjalan di setiap partai politik."

    AHY terpilih menjadi ketua umum Demokrat periode 2020-2025 secara aklamasi dalam Kongres V yang digelar Ahad, 15 Maret 2020. Menjadi calon tunggal, ia terpilih secara aklamasi dengan mengantongi 604 suara. Ia menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. Anak sulung SBY ini menjadi ketua umum di usianya yang ke-41 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.