AHY Terpilih Jadi Ketum Demokrat, Gerindra dan PDIP Beri Selamat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Ia disebut telah mengantongi 90 persen suara untuk menjadi Ketua Umum partai berlogo bintang mercy ini. TEMPO/Fikri Arigi

    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Ia disebut telah mengantongi 90 persen suara untuk menjadi Ketua Umum partai berlogo bintang mercy ini. TEMPO/Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyampaikan selamat atas terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum Partai Demokrat 2020-2025. AHY terpilih menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono, yang menjabat ketua umum sejak 2013.

    "Menyambut baik dan mengucapkan selamat atas kongres yang memang berlangsung sesuai dengan mekanisme yang ada pada Partai Demokrat," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Senin, 16 Maret 2020.

    Politikus PDIP Selly Gantina menilai AHY adalah sosok muda dan pembelajar. Dia pun menyebut putra sulung SBY itu kini mengemban amanah besar.

    "Sebuah kepercayaan besar yang diemban di umur muda seperti Mas AHY tentunya buah dari integritas dan kerja keras. Selamat!" kata Selly melalui keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2020.

    Selly berpendapat bukan tanpa alasan Demokrat memilih AHY menjadi ketua umum. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini berujar masyarakat menunggu pemikiran-pemikiran dari AHY.

    "Semoga Mas AHY bisa membuat transformasi untuk mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan rakyat," ujar Selly.

    AHY terpilih melalui kongres V Partai Demokrat yang digelar Ahad kemarin, 15 Maret 2020. Menjadi calon tunggal, ia terpilih secara aklamasi dengan mengantongi 604 suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.