UGM Belum Pastikan Satu Dosen Sakit Terpapar Virus Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus UGM (ugm.ac.id)

    Kampus UGM (ugm.ac.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Universitas Gadjah Mada, Iva Ariani, membantah kabar yang menyebut bahwa salah satu tenaga pengajar kampus tersebut, Iwan Dwiprahasto, terjangkit Virus Corona atau COVID-19.

    "Memang benar saat ini beliau sedang sakit. Namun hingga saat ini saya belum dapat informasi kepastian sakit beliau karena apa," kata Iva saat dikonfirmasi Tempo, Senin, 16 Maret 2020.

    Iwan Dwiprahasto merupakan salah satu dosen di Fakultas Kedokteran UGM. Dari kabar yang beredar, ia disebutkan dirawat di Rumah Sakti Sardjito karena terpapar Virus Corona. Ia juga dijelaskan terduga transmisi lokal, karena tak bepergian ke luar negeri dalam 14 hari belakangan.

    Meski begitu, Iva tak dapat mengkonfirmasi satu pun detail tersebut. "Saya belum tahu infonya secara detail," kata dia.

    Di pesan yang beredar itu pula, dikabarkan Fakultas Teknik dan Fakultas Kedokteran UGM harus disemprot disinfektan. Beberapa dikabarkan juga diisolasi.

    Menanggapi ini, Iva mengatakan disinfektan memang disemprotkan di beberapa semua ruangan. Hand sanitizer juga disiapkan di beberapa titik. Ini, kata Iva, merupakan bagian dari langkah pencegahan yang diambil pihak UGM.

    Namun Iva membantah adanya pengisolasian di fakultas-fakultas tersebut. "Tapi kalau pengisoliran yang gimana, gak ada lah," kata Iva.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.