PB IDI Anggap Diam di Rumah Ampuh Cegah Penyebaran Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) bersalaman dengan Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih  saat pertemuan di Kantor PB Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta, Rabu, 30 September 2019. Kunjungan ini merupakan ketiga kalinya Menkes Terawan

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) bersalaman dengan Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih saat pertemuan di Kantor PB Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta, Rabu, 30 September 2019. Kunjungan ini merupakan ketiga kalinya Menkes Terawan "blusukan" setelah sebelumnya mengunjungi kantor BPJS Kesehatan dan BKKBN. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih mengatakan pihaknya belum merekomendasikan pemerintah untuk melakukan mekanisme lockdown. Menurut dia, saat ini penyebaran virus corona (Covid-19) masih bisa diatasi dengan berdiam diri di rumah dan menghindari bertemu banyak orang (social distancing).

    "Ya, kami masih berpendapat dengan social distancing bisa dilakukan," katanya dalam konferensi pers di kantor PB IDI, Jalan Dr GSSJ Ratulangi, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.

    Namun, kata Faqih, pemerintah harus memastikan imbauan social distancing (menjaga jarak dengan orang di sekitar) ini dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat. Bahkan PB IDI meminta pengerahan aparat untuk memastikan hal ini berjalan semestinya.

    "Jadi apa yang diserukan pemerintah dilaksanakan, diperkuat, dan dipantau pelaksanaannya oleh aparat daerah, aparat keamananan," ucap dia.

    Bila anjuran social distancing ini tidak dijalankan dengan baik, Faqih khawatir penyebaran virus corona semakin parah. "Kalau perkembangannya lebih gawat bukan tidak mungkin kami menyarankan karantina wilayah (lockdown)," ucap Faqih.

    Namun Faqih enggan membeberkan dalam kondisi seperti apa kebijakan lockdown harus pemerintah jalankan. Menurut dia, hal itu adalah kewenangan dari pemerintah.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pernyataan resminya kemarin mengimbau agar masyarakat membatasi aktivitasnya di luar rumah. "Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong ,dan bersatu padu, gotong royong. Kami ingin ini menjadi sebuah gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini bisa tertangani dengan maksimal," kata Jokowi.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.