Dampak Corona, DPR Imbau Pemerintah Turunkan Harga BBM

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik (kiri) bersama Waketum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan pers tentang nama cawagub DKI Jakarta di Kantor Fraksi Gerindra DPRD DKI, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Dua nama tersebut yakni Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad mendorong pemerintah mengambil sejumlah kebijakan moneter dan fiskal demi mengantisipasi dampak penyebaran virus Corona. Salah satunya, Dasco mendorong pemerintah membuat kebijakan yang diiringi dengan percepatan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM).

"DPR RI meminta kepada pemerintah untuk membuat berbagai kebijakan yang turut diiringi dengan percepatan penurunan harga BBM," kata Dasco menjawab pertanyaan tertulis dari wartawan, Senin, 16 Maret 2020.

Dasco menyampaikan usulan ini mengingat harga minyak dunia juga sedang turun. Menurut dia, kebijakan ini penting dalam rangka menjaga daya beli masyarakat dan menjaga tingkat produksi dunia usaha.

"Produktivitas bisa ditingkatkan ketika perusahaan berinvestasi atau menambah skala produksinya," ujar dia.

Sebelumnya, pemerintah menggelontorkan stimulus fiskal sebesar Rp 22,9 triliun agar ekonomi Indonesia tetap kuat menghadapi dampak penyebaran virus corona. Salah satu stimulus itu adalah pemerintah menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 untuk karyawan industri manufaktur selama enam bulan per April.

DPR, kata Dasco, juga meminta pemerintah, dalam hal ini Bank Indonesia, untuk kembali memberlakukan kebijakan moneter yang bersifat melonggarkan (ease monetary policy). Kebijakan ini untuk melengkapi stimulus fiskal dan nonfiskal kedua dari pemerintah yang akan berlaku 1 April.

"Stimulus yang ditujukan untuk sektor manufaktur ini sudah cukup membantu industri dalam menurunkan biaya produksi dan investasi serta menjaga daya beli," ujar politikus Gerindra ini.

Ia juga menganggap kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menurunkan kembali suku bunga acuan Bank Sentral. Sebab semakin rendah biaya untuk meminjam (kredit), semakin rendah pula biaya dalam melakukan investasi.

Di sisi lain, lanjut Dasco, pemerintah juga harus membantu menjaga pasokan bahan kebutuhan pokok sehingga harga-harga stabil. Apabila pasokan kebutuhan dalam negeri berkurang akibat pasokan dari Cina terhambat, maka pemerintah perlu mencarikan importir alternatif. "Setidaknya sampai menjelang Lebaran."

Dasco mengatakan, Cina saat ini memang sudah masuk tahap pemulihan (recovery) dari wabah corona. Namun dia mengingatkan penyebaran di luar Cina pun tak kalah mengkhawatirkan.

Jika disrupsi dari sisi suplai bagi Indonesia masih terus tertekan dan penyebaran belum terhenti sampai kuartal kedua tahun ini, dia memprediksi akan terjadi gelombang pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) karena produksi akan ditutup.

"DPR RI mengingatkan kepada pemerintah untuk mengantisipasi dampak ekonomi terburuk dari penyebaran virus corona ini. Penurunan pendapatan artinya ke depan akan ada penurunan daya beli masyarakat," ucap Dasco.






Aspirasinya Tak Ditanggapi, Serikat Petani Ancam Lakukan Reforma Agraria Versi Rakyat

12 jam lalu

Aspirasinya Tak Ditanggapi, Serikat Petani Ancam Lakukan Reforma Agraria Versi Rakyat

Partai Buruh dan Serikat Petani Indonesia (SPI) menggelar demo Hari Tani Nasional di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.


Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

16 jam lalu

Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

Muhaimin Iskandar menyatakan telah sepakat dengan Prabowo Subianto untuk terus memperbesar koalisi mereka dengan merekrut partai lainnya.


Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar Datangi Ponpes Api Asri Tegalrejo

17 jam lalu

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar Datangi Ponpes Api Asri Tegalrejo

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar menyambangi pondok pesantren Api Asri Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat malam kemarin.


Gapasdap: 6 Perusahaan Kapal Penyeberangan Sudah Bangkrut

17 jam lalu

Gapasdap: 6 Perusahaan Kapal Penyeberangan Sudah Bangkrut

Khoiri mengatakan para pengusaha kapal mendesak pemerintah segera memberlakukan kenaikan tarif angkutan penyeberangan.


Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

20 jam lalu

Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

Perbincangan soal Pertalite lebih boros ketimbang Pertamax ramai di media sosial. Sejumlah pakar menyoroti isu ini.


Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

21 jam lalu

Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

Pertamina mengklaim kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak berubah.


Massa Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik Bubar Bakda Magrib

1 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik Bubar Bakda Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM membubarkan diri bakda magrib diri. Mereka long march dari Patung ke Tanah Abang.


Hujan Turun, Massa Aksi Bela Rakyat Tetap Bertahan di Patung Kuda Tolak Harga BBM Naik

1 hari lalu

Hujan Turun, Massa Aksi Bela Rakyat Tetap Bertahan di Patung Kuda Tolak Harga BBM Naik

Orator meminta massa Aksi Bela Rakyat untuk tetap bertahan di Patung Kuda. Menunggu perintah ulama.


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

1 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


BPKP Akan Audit BLT Kompensasi Kenaikan BBM

1 hari lalu

BPKP Akan Audit BLT Kompensasi Kenaikan BBM

BPKP menyatakan tengah mempersiapkan jajaran auditornya, untuk mengawasi program bantuan langsung tunai (BLT) kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).