Tes Kesehatan, Ma'ruf Amin Negatif Corona

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, 11 Maret 2020. KIP Setwapres

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, 11 Maret 2020. KIP Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Asisten Deputi Komunikasi dan Informasi Publik Sekretariat Wakil Presiden, Rusmin Nuryadin, mengatakan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah menjalani tes kesehatan untuk antisipasi penyebaran virus corona pada Sabtu, 14 Maret 2020. "Hasilnya negatif," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2020.

    Rusmin menuturkan Ma'ruf saat ini tetap beraktivitas seperti biasa. Ma'ruf tetap berkantor di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Utara No.15, Jakarta Pusat. "Pagi hari ini, Wapres dijadwalkan melakukan Rapat Intern dengan Presiden melalui video conference," tuturnya.

    Sementara di siang hari, kata Rusmin, Ma'ruf akan melakukan wawancara dengan salah satu media online. Bedanya wawancara kali ini dilakukan lewat video conference menggunakan Skype.

    Menurut Rusmin, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Wakil Presiden akan bekerja di kantor atau kediaman dinas sesuai kebutuhan. "Namun turut melakukan social distancing, salah satunya dengan menggunakan fasilitas video conference saat melakukan pertemuan-pertemuan tertentu," ucap dia.

    Selain itu, Ma'ruf Amin terpaksa menunda sejumlah agenda yang sifatnya pertemuan besar, termasuk kunjungan kerja ke daerah yang tidak mendesak. "Hal tersebut diterapkan mulai hari ini, 16 Maret 2020, selama dua minggu ke depan, dan akan dievaluasi kembali sesuai perkembangan situasi terkait wabah COVID-19," kata Rusmin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.