Cegah Corona, Jokowi Rapat dengan Menteri via Konferensi Video

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keterangan pers terkait penangangan virus Corona di Istana Bogor, Jawa Barat, Ahad, 15 Maret 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keterangan pers terkait penangangan virus Corona di Istana Bogor, Jawa Barat, Ahad, 15 Maret 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seiring meluasnya penyebaran virus corona, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengimbau agar seluruh masyarakat bekerja dari rumah. Termasuk, Jokowi dan para menteri Kabinet Indonesia Maju. 

    Hari ini, presiden menggelar rapat terbatas via video conference. "Mulai jam 10 dan masih berlangsung," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan pada Senin, 16 Maret 2020.

    Ratas yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu diikuti 41 anggota kabinet membahas percepatan ekonomi menghadapi tekanan virus Corona.

    Imbauan agar masyarakat bekerja dari rumah disampaikan Jokowi pada Ahad, 15 Maret 2020 atau sehari setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Covid-19. Jokowi meminta seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan tak panik serta tetap produktif.

    "Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah, Ini lah saatnya kerja bersama-sama saling tolong menolong dan gotong royong, kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah ini cepat selesai," kata Jokowi di Istana Bogor pada Ahad, 15 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.