1 WNA Penumpang Columbus Diisolasi di Semarang karena PDP Corona

Tim medis mengevakuasi seorang pasien di dalam mobil ambulans menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah virus Corona di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Januari 2020. Berbagai simulasi penanganan yang dilakukan oleh RSUP Kariadi bersama Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan sejumlah rumah sakit di Kota Semarang tersebut sebagai antisipasi kesiapsiagaan perangkat medis dalam penanganan wabah virus tersebut. ANTARA/Aji Styawan

TEMPO.CO, Semarang - Seorang penumpang Kapal Pesiar MV Columbus dirawat di ruang isolasi RSUP dr. Kariadi sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Corona atau Covid-19. Sebelumnya, kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang dan menurunkan penumpangnya untuk melancong, Jumat, 13 Maret 2020.

Pasien tersebut merupakan warga negara Inggris berusia 73 tahun. Petugas medis RSUP dr. Kariadi telah melakukan pemeriksaan awal kondisi paru pasien itu. "Gambar paru foto rontgen sesuai kriteria PDP," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr Kariadi, Agoes Oerip Purwoko, Ahad, 15 Maret 2020.
 
Menurut dia, pertimbangan lain yang membuat pasien masuk perawatan isolasi adalah riwayat perjalanan kapal sebelum berlabuh di Kota Semarang. Sebelumnya, kapal tersebut juga ditolak bersandar di Kota Surabaya.
 
Agoes menyebut, pasien itu datang ke RSUP dr Kariadi menumpang ambulan. Ia diantar suaminya yang kemudian didiagnosa sebagai orang dalam pemantauan Covid-19. 
 
Pasien itu diperkirakan dalam kondisi sakit ketika turun dari kapal. Pasalnya, ketika datang di RSUP dr Kariadi ia membawa catatan kesehatannya yang menyatakan sakit. "Dia membawa catatan medis dari dokter kapal," sebut Agoes.
 
Kapal berbendera Bahamas tersebut sempat menjalani pemeriksaan sebelum menepi di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat lalu, 13 Maret 2020. Kapal baru bersandar pukul 11.30 karena harus menjalani pemeriksaan. Kedatangan kapal itu hampir bersamaan dengan azan salat jumat.
 
Waktu bersandar kapal itu molor beberapa jam dari jadwal awal. Kapal baru diperbolehkan bersandar setelah dinyatakan aman. "Dari hasil pemeriksaan yang diinfokan dari KKP bahwa seluruh penumpang dan krunya clear and clean," kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo, setelah kapal bersandar.
 
Menurut dia, petugas telah memeriksa dokumen perjalanan kapal. Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang juga disebut telah memeriksa kondisi seluruh penumpang dan awak kapal.
 
Tidak banyak pemeriksaan yang dilalui para penumpang Kapal Columbus ketika menginjakkan kaki di Terminal Kedatangan Pelabuhan Tanjung Emas. Mereka hanya melewati thermal scanner dan cuma beberapa penumpang yang dites menggunakan thermal gun. 
 
Para pelancong itu kemudian melenggang meninggalkan terminal dan langsung masuk ke bus yang telah menunggu di halaman. Mereka kemudian di antar pesiar di sekitar Kota Semarang. Namun, belakangan ada satu penumpang kapal tersebut yang dirawat di RSUP dr Kariadi sebagai pasien dalam perawatan. Padahal sebelumnya seluruh penumpang dan awak kapal diklaim clear and clean.





DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

5 jam lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

8 jam lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

2 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

2 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

2 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

3 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

3 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

3 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

4 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

5 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.