Gelar Kongres, Demokrat Koordinasi dengan Anies Soal Corona

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi sang istri Annisa Pohan menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Annisa Pohan tampak setia menemani sang suami menghadiri kongres tersebut dengan mengenakan baju Partai Demokrat. TEMPO/Fikri Arigi

    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi sang istri Annisa Pohan menghadiri Kongres V Partai Demokrat, di JCC, Senayan, Ahad, 15 Maret 2020. Annisa Pohan tampak setia menemani sang suami menghadiri kongres tersebut dengan mengenakan baju Partai Demokrat. TEMPO/Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat menggelar Kongres V di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Sebelum mengadakan Kongres, demi menghindari penyebaran virus corona, Demokrat terlebih dulu berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    “Partai kami menyadari betul bahwa kongres yang kami lakukan saat ini rasanya kurang pas dalam situasi kali ini. Kami berupaya menanyakan kepada Gubernur DKI, kalau kami bikin ini bagaimanakeadaanya. Gubernur sih oke, masih bisa dijalankan tapi ini protokolnya kami lakukan, kan harus begitu,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, di lokasi Kongres V, Ahad 15 Maret 2020.

    Selain itu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan para pihak. Selain Anies, SBY menyebut telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Ketua Satgas Penanggulangan Virus Korona Letnan Jenderal Doni Monardo, menyangkut Kongres V ini.

    Sebelumnya Anies Baswedan sempat membahas larangan berkumpul dalam satu acara yang melibatkan keramaian. Hal ini dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus corona.

    Ia menyatakan tak akan mengeluarkan izin baru untuk acara yang akan dihadiri banyak orang. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah adanya penularan ketika banyak orang berkumpul di satu tempat.

    "Pemprov tidak akan keluarkan izin baru kegiatan perkumpulan orang dengan jumlah besar. Yang sudah telanjur keluar akan di-review," kata Anies di Balai Kota DKI, Senin, 2 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.