Sekolah di Jawa Tengah Libur Dua Minggu Karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    TEMPO.CO, Semarang - Seluruh sekolah di Jawa Tengah diliburkan seiring merebaknya virus corona COVID-19. Kebijakan itu diambil setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sabtu malam, 14 Maret 2020.

     

    Ganjar menyebut libur dua pekan itu berlaku untuk seluruh tingkat sekolah. "Kegiatan belajar mengajar libur dua minggu, diganti secara online," kata dia. Namun, untuk daerah di luar Solo, tetap menjalankan ujian.

     

    Kebijakan meliburkan kegiatan di sekolah tersebut berlaku sampai tingkat sekolah menengah atas. Ganjar belum menginstruksikan libur bagi perguruan tinggi. Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan para rektor untuk merundingkan langkah yang bakal ditempuh. "Perguruan tinggi belum," ujarnya. 

     

    Dia juga menanggapi kekecewaan masyarakat atas diizinkannya Kapal MV Columbus menurunkan penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat, 13 Maret 2020, lalu. Menurut dia, para penumpang telah menjalani pemeriksaan dan hasilnya aman.

     

    Namun, Ganjar mengatakan, selanjutnya akan melarang kapal internasional yang akan bersandar di wilayah Jawa Tengah. "Kapal yang berikutnya karena masih ada 24, saya katakan tidak. Mereka tidak kita izinkan ke sini," sebutnya.

     

    JAMAL A. NASHR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.