Pemprov Jawa Tengah Tambah 46 Rumah Sakit Rujukan Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    TEMPO.CO, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menambah 46 rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 atau virus corona seiring ditemukan dua pasien positif di Solo. Jumlah itu akan membantu 13 rumah sakit rujukan yang sebelumnya telah ditunjuk.

    Rumah sakit yang baru disiagakan tersebut juga dilengkapi ruangan isolasi. Sehingga akan semakin banyak akses medis di Jateng menghadapi penyebaran Covid-19. "Negara bertanggung jawab atas semua ini," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Semarang, Sabtu, 14 Maret 2020.

    Covid-19 telah merenggut satu nyawa di Jateng. Dia adalah pasien di RSUD dr Moewardi yang meninggal pada Rabu, 11 Maret 2020 lalu. Selain dia, RSUD dr Moewardi juga masih merawat satu pasien positif Covid-19. Kemarin kembali masuk satu pasien dalam pengawasan Covid-19 di sana. Ketiga pasien diketahui saling berhubungan dan pernah bersama mengikuti acara di Bogor.

    Hingga Jumat, 13 Maret 2020, jumlah pasien dalam pengawasan Covid-19 di Jateng mencapai 46 orang. Menurut Ganjar, 37 pasien di antaranya telah dinyatakan negatif. "Dua positif, salah satu meninggal telah dikebumikan," ungkap Ganjar. Adapun sisanya berstatus pasien dalam pengawasan.

    Ganjar mengaku rutin berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun di daerah. Dia juga langsung mengumpulkan anak buahnya begitu hasil tes laboratorium pasien isolasi RSUD dr Moewardi mengatakan positif Covid-19 pada, Jumat, 13 Maret 2020.

    Mereka meriung di Rumah Dinas Gubernur Jateng atau Puri Gedeh. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jateng nampak menghadiri pertemuan. Selepas pertemuan singkat itu, Ganjar kemudian menyampaikan siaran pres di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo dan Direktur RSUD dr Moewardi Cahyono Hadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.