Corona, RSUP Kariadi Hanya Punya Dua Kamar Isolasi Berventilator

Tim medis mengevakuasi seorang pasien di dalam mobil ambulans menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah virus Corona di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Januari 2020. Berbagai simulasi penanganan yang dilakukan oleh RSUP Kariadi bersama Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan sejumlah rumah sakit di Kota Semarang tersebut sebagai antisipasi kesiapsiagaan perangkat medis dalam penanganan wabah virus tersebut. ANTARA/Aji Styawan

TEMPO.CO, Semarang - RSUP dr Kariadi Kota Semarang hanya memiliki dua kamar isolasi yang dilengkapi ventilator untuk menangani pasien Corona. Ruang tersebut berada di Intensive Care Unit. Sementara 16 lainnya, yang berada di ruang Intalasi Gawat Darurat dan Gedung Rajawali tak berventilator.

"Ventilator hanya di ruang isolasi untuk pasien yang sudah gangguan nafas berat," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kariadi, Agoes Oerip Purwoko, Jumat, 13 Maret 2020.

Meski begitu, Agoes mengklaim rumah sakitnya siap menangani penyebaran COVID-19 yang telah dinyatakan pandemi oleh WHO. Menurut dia, RSUP dr Kariadi telah siap sejak virus tersebut muncul di Wuhan, Cina akhir tahun lalu. "Insya Allah kami siap," ujarnya.

Sejak virus ini merebak hingga saat ini, RSUP dr Kariadi telah merawat 25 pasien dalam pengawasan Corona. Satu di antara pasien tersebut meninggal ketika dalam perawatan isolasi pada Ahad, 23 Februari lalu. Belakangan, pasien itu disebut meninggal karena virus H1N1.

Agoes mengungkapkan apabika Covid-19 mewabah dan terjadi peningkatan jumlah pasien di Jawa Tengah, RSUP dr Kariadi akan menyulap lantai 6 Gedung Rajawali menjadi isolasi. "Kita akan tambahkan HEPA filter. Ruangan bisa ada peningkatan jumlah sampai 40-an tempat tidur," kata dia.

Sebanyak 13 rumah sakit rujukan disiapkan di Jateng untuk menangani COVID-19. Namun, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo, tak bisa merinci jumlah kapasitas ruang isolasi di seluruh rumah sakit tersebut. "Masing-masing ada yang 4, 5, ada yang 18. Berbeda-beda," ujarnya. "Ada cadangan yang siap dipakai setiap saat."

Menurut Yulianto, seluruh anggaran penanganan COVID-19 akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat. Setiap pengeluaran Pemerintah Daerah akan diklaimkan ke Pusat. "Dalam hal ini Kementerian Kesehatan siap pembiayaan semua pasien mulai PDP," kata Yuli. Dia juga mengaku rutin berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah maupun Pusat untuk penanganan Corona.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan pasien dalam pengawasan COVID-19 hingga 13 Maret 2020 di Jateng ada 46 orang. Sebanyak 37 di antaranya telah dinyatakan negatif setelah menjalani pengecekan laboratorium. "Dua positif, satu meninggal sudah dikebumikan," kata dia.

Dua pasien positif Covid-19 tersebut memiliki riwayat yang sama, yaitu pernah mengikuti kegiatan di Bogor pada 25 sampai 28 Februari lalu. Satu pasien yang meninggal dimakamkan di Magetan, Jawa Timur. "Yang satu masih dirawat di RSUD dr Moewardi," kata Ganjar.

Adapun pasien yang saat ini masih dirawat karena dicurigai terpapar COVId-19 di Jateng ada 9 orang. Mereka tersebar di Tegal, Magelang, Purwokerto, Solo, dan Semarang.

Jika terjadi wabah Corona, menurut Ganjar, perusahaan nasional harus bisa memproduksi peralatan kesehatan secara mandiri. Seperti alat pelindung diri bisa diproduksi dalam negeri termasuk jika bahan baku sulit dicari dapat dicarikan alternatif. "Ini justru momentum buat kita untuk produksi sendiri," ujarnya. "Membuat skenario agar kita bisa meng-cover semua itu," ujarnya.






DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

4 jam lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

5 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

Dalam simulasi 19 nama semi terbuka, Ketua Umum Partai Demokrat AHY berada di peringkat 5 dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di peringkat 7.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

7 jam lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

2 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

2 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

2 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

3 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

3 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

3 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

4 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.