9 ABK Diamond Princess Sembuh, Pulang dari Jepang Malam Ini

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WNI ABK Diamond Princess berjalan setibanya di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 68 WNI ABK Diamond Princess akan menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, sementara satu orang masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    WNI ABK Diamond Princess berjalan setibanya di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 68 WNI ABK Diamond Princess akan menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, sementara satu orang masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah Kapal Pesiar Diamond Princess, di Jepang, sudah dinyatakan sembuh dari Virus Corona. Mereka rencananya akan dipulangkan malam ini.

    "Sembilan orang anak buah Kapal Diamond Princess yang semula sakit dan dirawat di Jepang, alhamdullilah, malam ini nanti sudah pulang semua," kata Yurianto di Kantor Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2020.

    Mereka akan dibekali surat sertifikat sembuh dari rumah sakit Jepang. Meski pulang malam ini, Yurianto mengatakan mereka tidak serta merta akan langsung dikembalikan ke kampung halaman masing-masing.

    Mereka akan ditampung dulu, untuk dipulangkan bersama-sama dengan 69 WNI lain yang dievakuasi lebih dulu, dan saat ini masih menjalani proses observasi di Pulau Sebaru. "Nanti untuk pulang. Sehingga nanti bersama-sama bersama 69 lainnya pulang sama-sama," kata Yurianto.

    Proses observasi ABK Diamond Princess memang berakhir pada Ahad, 15 Maret mendatang. Mereka dievakuasi dari Kapal Pesiar Diamond Princess pada awal Maret lalu. Mereka diwajibkan menjalani proses observasi selama 14 hari, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

    Salah satu ABK yang dievakuasi, sempat dinyatakan menjadi salah satu pasien positif Corona setelah dievakuasi. Ia menjadi pasien kasus nomor 6. Namun belakangan, ia diketahui telah sembuh. Hal ini diketahui setelah dalam dua pemeriksaan spesimen terakhir, ia menunjukkan hasil negatif. Ia telah diperbolehkan pulang dan dinyatakan sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.