Demokrat Pastikan SBY Tak Lagi Jadi Ketua Umum di Kongres V

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi elite partai menerima kunjungan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan jajarannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 5 Maret 2020. Istimewa.

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi elite partai menerima kunjungan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan jajarannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 5 Maret 2020. Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat akan menggelar Kongres V selama satu hari pada Ahad, 15 Maret 2020. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan memastikan akan terjadi pergantian ketua umum dalam forum tertinggi lima tahunan partai tersebut.

    Menurut Hinca, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak akan melanjutkan jabatannya menjadi orang nomor satu di partai mercy itu. Dia menyebut SBY akan memberikan kesempatan kepada pemimpin anyar.

    "Beliau sampaikan, bahwa jika sebagai presiden dua periode sepuluh tahun soft landing, menyentuh garis finish sampai ujung, dia juga akan melakukan soft landing di dalam Kongres V," kata Hinca dalam konferensi pers di DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2020.

    Hinca memastikan kongres akan menghasilkan pemimpin baru. Namun, dia tak mau membocorkan siapa kandidat yang akan maju atau berpeluang besar menggantikan SBY.

    "Kami pastikan bahwa kongres ini menghasilkan pemimpin baru yang bisa menambahkan sesuatu buat kami. Siapa orangnya? Tunggu kongres," kata Hinca.

    Hinca juga bergeming saat ditanya apakah dua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono bakal bertarung memperebutkan kursi ketua umum. Dia cuma berujar setiap kader Demokrat memiliki kesempatan sama untuk menjadi ketua umum.

    Dalam kongres nanti, SBY akan memberikan pidato politiknya. Hinca mengatakan mantan presiden itu akan menyoroti berbagai persoalan nasional maupun internasional yang berkaitan dengan Indonesia.

    Hinca mengatakan Kongres V Demokrat akan digelar dengan mengikuti protokol pencegahan virus Corona yang ditetapkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Demokrat menyiapkan tenaga medis mulai dari dokter, paramedis, peralatan, hingga ruang isolasi di arena kongres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.