Jokowi Saksikan Penyemprotan Disinfektan di Masjid Istiqlal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyaksikan penyemprotan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2020. TEMPO/Egi Adyatama

    Presiden Joko Widodo menyaksikan penyemprotan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2020. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendatangi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Jumat, 13 Maret 2020. Jokowi datang untuk menyaksikan penyemprotan disinfektan di masjid yang akan menggelar ibadah salat Jumat beberapa jam lagi.

    Jokowi tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja putih panjang, celana hitam, dan kopiah hitam. Tak ada masker yang ia kenakan. Ia nampak berbincang dengan Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar.

    Jokowi juga didampingi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Fachrul Razi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.

    Penyemprotan dilakukan di ruang utama masjid. Ada 35 petugas gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI), Kesdam, Gegana, Kodam Jakarta Pusat hingga dari KAI DAOP 1 yang telah bersiap. Mereka ntmpak lengkap dengan pakaian azmat atau pakaian dekontaminasi.

    Ruang utama masjid yang biasa menjadi lokasi imam masjid dan jemaah salat tampak telah dibereskan. Tak ada sajadah atau alas salat yang digelar saat penyemprotan dilakukan. Petugas menyemprotkan disinfektan di setiap lantai dari ujung ke ujung.

    Beberapa jam setelah penyemprotan ini, Masjid Istiqlal akan menggelar salat Jumat berjemaah. Semenjak virus Corona merebak di Indonesia, Istiqlal tetap menggelar ibadah mingguan umat muslim tersebut.

    Beberapa negara lain telah memutuskan melarang kegiatan orang-orang berkumpul, termasuk beberapa di antaranya ibadah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Corona.

    Hingga saat ini, pemerintah Indonesia telah mengumumkan adanya 34 kasus positif virus Corona di Indonesia. Satu di antaranya dinyatakan tewas. Meski begitu, pemerintah menyebut pasien nomor 25 itu dinyatakan tewas karena komplikasi penyakit yang ia derita. Corona hanya memperburuk kondisinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.