Pemerintah Belum Bisa Kembangkan Vaksin Corona, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2020. RSUD Suradadi menjemput salah satu anak buah kapal (ABK) warga Desa Demangharjo, Kabupaten Tegal berinisial II (42) diduga terjangkit COVID-19, karena menderita penyakit demam, batuk dan pilek selama tujuh hari usai pulang melaut dari Taiwan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2020. RSUD Suradadi menjemput salah satu anak buah kapal (ABK) warga Desa Demangharjo, Kabupaten Tegal berinisial II (42) diduga terjangkit COVID-19, karena menderita penyakit demam, batuk dan pilek selama tujuh hari usai pulang melaut dari Taiwan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan saat ini Indonesia belum mampu merancang vaksin untuk mencegah virus itu. Hal ini diketahui Yurianto setelah berkomunikasi dengan salah satu profesor peneliti Lembaga Biologi Molekular Eijkman Institute, Amin Subandrio. 

    "Saya berkomunikasi dengan Prof Amin dari Eijkman, beliau mengatakan kita masih belum mampu untuk melakukan rancang bangun vaksin secara awal karena memang spesimen yang kita miliki juga belum banyak untuk dicari modelnya," ujar Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 13 Maret 2020.

    Kendati demikian, kata Yurianto, terdapat sejumlah negara yang sudah mulai meneliti vaksin untuk mencegah Corona. Salah satunya adalah Cina yang berupaya meneliti vaksin yang dapat menahan replikasi virus sehingga bisa menghambat perkembangan virus semakin banyak.

    "Tapi ini kan masih trial. Sehingga sampai saat ini secara resmi belum ada (vaksin untuk corona)," ujar Yurianto.

    Sementara dari sisi anggaran, Yurianto mengklaim Indonesia sudah siap menghadapi COVID-19. "Ini kan bencana, kita punya dana siap pakai. Dana on top yang nanti pertanggungjawaban disampaikan ke BNPB," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.