Warga Banten yang Terinfeksi Corona Baru Pulang dari Malaysia

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari ujung kanan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Sekretaris Jenderal Kemenhumkam Bambang Rastam Sariwanto, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, dan Gubernur Banten Wahidin Halim usai rapat musyawarah di kantor Kemendagri, Jakarta pada Kamis, 18 Juli 2019.  TEMPO/Dewi Nurita

    Dari ujung kanan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Sekretaris Jenderal Kemenhumkam Bambang Rastam Sariwanto, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, dan Gubernur Banten Wahidin Halim usai rapat musyawarah di kantor Kemendagri, Jakarta pada Kamis, 18 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten Wahidin Halim secara resmi mengumumkan bahwa dua warganya positif tertular virus corona atau Covid-19. Keduanya dilaporkan terinfeksi virus corona pasca-melakukan perjalanan dari Malaysia.

    "Mereka ini kebetulan baru saja pulang dari Malaysia. Untuk itu, sebagai Gubernur Banten, saya berharap masyarakat tetap waspada dan jangan panik," tutur Wahidin melalui akun resmi Instagramnya, Kamis, 12 Maret 2020.

    Dengan tambahan dua kasus baru yang diumumkan Wahidin tersebut, berarti saat ini Pemerintah Provinsi Banten mencatat telah terdapat empat warga daerah itu yang positif terjangkit virus corona. Seluruhnya telah melakoni perawatan di dua rumah sakit yang dirujuk pemerintah, yaitu RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara; dan RSUP Persahabatan, Jakarta Timur.

    Wahidin meminta warganya terus melakukan langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus yang telah menginfeksi puluhan ribu orang di dunia tersebut. Ia mengimbau masyarakat menghindari kerumunan atau tempat-tempat yang lekat dengan keramaian.

    Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik yang ia unggah, Wahidin juga menyarankan masyarakat menjaga pola hidup yang sehat. Ia lantas meminta masyarakat segera menghubungi Dinas Kesehatan Provinsi Banten seumpama memerlukan informasi lebih lanjut terkait virus corona. "Hubungi nomor 085215776959 jika membutuhkan informasi," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.