Pemerintah Isolasi 12 Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2020. RSUD Suradadi menjemput salah satu anak buah kapal (ABK) warga Desa Demangharjo, Kabupaten Tegal berinisial II (42) diduga terjangkit COVID-19, karena menderita penyakit demam, batuk dan pilek selama tujuh hari usai pulang melaut dari Taiwan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2020. RSUD Suradadi menjemput salah satu anak buah kapal (ABK) warga Desa Demangharjo, Kabupaten Tegal berinisial II (42) diduga terjangkit COVID-19, karena menderita penyakit demam, batuk dan pilek selama tujuh hari usai pulang melaut dari Taiwan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta-Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan terdapat 12 orang baru menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) terkait penyebaran virus corona (Covid-19).

    Menurut keterangan Yuri, 12 orang ini memiliki riwayat berpergian ke luar negeri dan melakukan kontak dengan pasien yang positif Covid-19. Kementerian Kesehatan terus memantau kondisi 12 orang ini. Saat ini, mereka tengah diisolasi.

    "Semua sudah dikarantina. Sudah diisolasi di rumah sakit. Saya belum bisa sebutkan detailnya, tapi ada pengawasan spesifik pada 12 orang ini," kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta pada Kamis, 12 Maret 2020.

    Yuri mengungkapkan, 12 PDP itu menunjukkan gejala sakit ringan. Secara umum, kondisi 12 pasien itu mengalami demam, batuk, dan beberapa di antaranya pilek.

    Menurut Yuri, pihaknya akan memeriksa mereka dengan dua cara, yakni polymerase chain reaction (PCR) dan genome sequencing. Pihaknya belum bisa memastikan status 12 PDP ini sebelum dilakukan tes genome sequencing.

    Selama menunggu tes, Kemenkes juga memeriksa orang-orang yang sempat melakukan kontak dekat dengan 13 PDP ini. "Ada ruang waktu bagi kami selama genome sequencing, untuk memeriksa kontak dekat dia," kata Yuri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.