Pemprov Bali Telusuri Kontak WNA yang Meninggal karena Corona

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Denpasar– Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Bali mengembangkan penelusuran jejak perjalanan WNA perempuan yang meninggal karena terinfeksi virus corona pada Rabu, 11 Maret 2020.

    Penelusuran dikembangkan lebih rinci kepada orang-orang yang melakukan kontak dengan 21 orang yang sempat berhubungan dengan WNA tersebut, atau statusnya dalam pemantauan. Selain itu, juga ditelusuri ke mana saja WNA itu bepergian.

    Adapun proses isolasi 21 orang yang sebelumnya sempat berhubungan dengan WNA meninggal, dilakukan di rumah dan diminta mengisi formulir serta dilakukan pemeriksaan swab.

    “Diminta juga menggunakan masker. Pemantauan juga setiap hari dilakukan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali Wayan Widia di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis, 12 Maret 2020.

    Widia menyebutkan pemeriksaan hasil swab terhadap 21 orang yang pernah melakukan kontak dengan WNA meninggal diprediksi akan keluar pada Jumat, 13 Maret 2020. “Jika ada masalah kesahatan akan dilakukan isolasi di rumah sakit,” ujarnya.

    Mengenai upaya mencegah penyebaran virus Corona yang bersumber kasus positif Covid-19 nomor 25 ini, Widia menyarankan orang yang sedang dalam pemantauan menggunakan masker.

    Pemprov Bali mengakui informasi WNA yang menjadi pasien positif corona didapat setelah korban meninggal. “Ini akan kami bicarakan besok (rapat),” kata Wakil Gubernur Bali Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

    Wakil Gubernur yang akrab disapa Cok Ace ini menerangkan, jika mengacu pada juru bicara pemerintah pusat Achmad Yurianto, tidak disebutkan secara detail identitas pasien positif corona. Ia pun berharap agar informasi bisa lebih terbuka. “Di pemerintah pusat informasi masih tertutup,” ujarnya.

    Ihwal sistem informasi soal pasien positif corona, Kepala Bidang P2P Wayan Widia menyakini sudah ada standar operasional prosedur (SOP). “Ini yang perlu kami cari,” ujarnya.

    Hasil resmi terhadap pemeriksaan WNA yang meninggal karena virus corona juga baru diterima oleh Pemprov Bali pada, Kamis, 12 Maret 2020. “Kemarin informasi memalui WhatsApp,” kata Widia.

    MADE ARGAWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.