Kemnaker Bakal Perbanyak Bursa Kerja Khusus untuk Kurangi Pengangguran

Kemnaker bakal perbanyak bursa kerja khusus untuk kurangi pengangguran.

INFO NASIONAL — Untuk mencapai target penempatan 2,1 juta orang dalam satu tahun, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong sekolah menengah kejuruan, Lembaga Pendidikan Kejuruan (LPK), dan pendidikan tinggi menggelar kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK).

BKK berguna membantu alumni sekolah menengah kejuruan (SMK)/perguruan tinggi/LPK mencari pekerjaan dan menjembatani dunia usaha dalam merekrut tenaga kerja, sekaligus tolok ukur keberhasilan sekolah dalam menyiapkan tenaga terampil yang dibutuhkan pasar kerja.

“Keberadaan BKK sangat diperlukan bagi, pendidikan tinggi sebagai lembaga yang menyalurkan lulusan ke dunia kerja,” ujar Plt. Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), Aris Wahyudi, saat membuka Forum Group Disscusion (FGD) bertema "Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Rangka Mendukung Command Centre TA.2020" di Jakarta, Rabu, 12 Maret 2020.

Pengelolaan BKK secara optimal, kata Aris Wahyudi, akan memberikan dampak positif bagi siswa yang akan menyelesaikan studi maupun bagi alumni di sekolah tersebut. "Siswa merasa memiliki jaminan memperoleh pekerjaan setelah lulus melalui suatu wadah berupa BKK," ujar Aris.

BKK merupakan ujung tombak keberhasilan sekolah dalam menyalurkan siswa ke dunia kerja. "Jika BKK mampu menjalankan fungsi-fungsi BKK dengan baik, maka persepsi masyarakat terhadap sekolah tersebut secara tidak langsung akan baik pula," ucap Aris.

Berdasarkan informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan per Februari 2020, terdata jumlah BKK adalah 1.372 BKK dari 14.327 SMK. Sedangkan data BKK pada pendidikan tinggi dan pelatihan kerja belum terdata dengan baik.

Aris menyatakan, BKK harus mematuhi Permenaker Nomor 39 Tahun 2016 untuk menyusun laporan kegiatan penempatan tenaga kerja setiap bulan, triwulan, dan tahunan. Termasuk data alumni yang ditempatkan by name by address serta laporan disampaikan kepada dinas tenaga kerja kabupaten/kota setempat dan seterusnya sampai ke pusat.

"Faktanya, sebagian besar BKK belum melaporkan data penempatannya. Padahal Database BKK akan mempermudah pemerintah (Kemnaker; Kemdikbud, dan dinas) melakukan pembinaan, pengawasan dan peningkatan kapasitas pengelola BKK," kata Aris.

Kendala ini harus dicari solusi bersama, agar BKK dapat melaporkan datanya dengan mudah, tepat dan akurat. Aris berharap integrasi data antara sistem informasi ketenagakerjaan (sisnaker) dengan sistem informasi yang dimiliki Kemendikbud, yaitu psmk.kemendikbud.go.id/bkk dan sindikker.ristekdikti.go.id dapat segera terlaksana untuk mendukung pelayanan penempatan oleh BKK serta memudahkan BKK untuk melaporkan penempatan alumninya.

"Kerja sama BKK dengan Disnaker Provinsi/Kabupaten/Kota, khususnya dengan Pengantar Kerja, diharapkan dapat memperoleh informasi pasar kerja yang lebih benar dan terpercaya," ucap Aris. (*)






Ahmad Basarah Harap Kekejaman Sesama Anak Bangsa Tak Terulang

4 jam lalu

Ahmad Basarah Harap Kekejaman Sesama Anak Bangsa Tak Terulang

Dokumen rahasia Inggris yang mencatat setidaknya 500.000 orang yang diduga pro PKI dibunuh antara 1965 - 1966, sedang sumber lain memperkirakan 3.000.000 korban tewas.


Bamsoet Ajak Semua Elemen Bangsa Rawat dan Amalkan Pancasila

4 jam lalu

Bamsoet Ajak Semua Elemen Bangsa Rawat dan Amalkan Pancasila

Pancasila terbukti tetap 'sakti', tetap kokoh tidak tergoyahkan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.


Bamsoet Dukung Kendaraan Listrik KTT G-20 Bali Nantinya Diserahkan ke Pemprov Bali

4 jam lalu

Bamsoet Dukung Kendaraan Listrik KTT G-20 Bali Nantinya Diserahkan ke Pemprov Bali

Migrasi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik ini memiliki nilai urgensi yang tinggi.


Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke Nelayan Harus Masif

4 jam lalu

Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke Nelayan Harus Masif

Jumlah para pekerja nelayan cukup banyak dan potensial untuk dijadikan peserta BPJS Ketenagakerjaan


Legislator Minta PSSI Aktif Selesaikan Prahara Kanjuruhan

5 jam lalu

Legislator Minta PSSI Aktif Selesaikan Prahara Kanjuruhan

Pendekatan pembinaan dan pendidikan kepada pecinta bola dan para pendukung sebuah klub di Indonesia harus diubah secara fundamental.


HNW: Revisi UU Pemilu Perlu Dilakukan Paska Putusan MK Terkait PT 20 Persen

9 jam lalu

HNW: Revisi UU Pemilu Perlu Dilakukan Paska Putusan MK Terkait PT 20 Persen

HNW mengingatkan agar DPR dan pemerintah memperhatikan masukan-masukan dari masyarakat sebelum merubah UU Pemilu terkait dengan angka PT 20 persen itu.


Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Menjadi Oleh-Oleh Khas Kediri

10 jam lalu

Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Menjadi Oleh-Oleh Khas Kediri

Saat ini dirinya tengah mengembangkan kawasan Agropolitan yang dibagi dalam beberapa wilayah kecamatan berdasarkan potensi unggulan.


Roadshow Serentak di 5 Kota, USANA Indonesia Luncurkan Program Jumpstart

11 jam lalu

Roadshow Serentak di 5 Kota, USANA Indonesia Luncurkan Program Jumpstart

Mengusung slogan #completelyhealthy (sehat seutuhnya), USANA Indonesia mengadakan roadshow serentak di 5 kota, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Denpasar.


Wakil Kepala BPIP Sampaikan Urgensi Pendidikan Pancasila

1 hari lalu

Wakil Kepala BPIP Sampaikan Urgensi Pendidikan Pancasila

Peran AGPAII diperlukan sebagai benteng religius NKRI


Terapkan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik, ANTAM Raih Penghargaan

1 hari lalu

Terapkan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik, ANTAM Raih Penghargaan

ANTAM terus berkomitmen menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik, optimal, efisien,mengutamakan keselamatan dan berwawasan lingkungan.