Kepada Airlangga, Zulhas Curhat Ingin Menang Aklamasi di Kongres

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertemuan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi pejabat teras masing-masing partai di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2020. TEMPO/Putri.

    Pertemuan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi pejabat teras masing-masing partai di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2020. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, dan jajarannya menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Kamis malam, 12 Maret 2020. Mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru, Zulkifli dan rombongannya tiba di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat sekitar pukul 19.30 WIB.

    Selepas duduk di ruangan yang terletak di lantai tiga gedung partai beringin, Zulkifli bergurau sembari menceritakan momen Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 10-12 Februari 2020.

    Zulkifli mengatakan ia sebenarnya terinspirasi dari Airlangga untuk menggelar pemilihan ketua umum secara aklamasi. "Kongres kemarin sebetulnya kami sudah belajar dari Ketum Golkar, dapat inspirasi bisa musyawarah," kata Zulkifli, Kamis, 12 Maret 2020. Namun, kata Zulkifli, keinginan untuk bisa musyawarah mufakat itu tak tercapai.

    Pemilihan ketua umum PAN akhirnya dilakukan melalui pemungutan suara alias voting. "Eh ternyata enggak bisa. Kalah ilmu kami, terpaksa pakai kursi," kata Zulkifli disambut tawa para hadirin.

    Kongres V PAN di Kendari memang sempat diwarnai kericuhan. Pendukung para calon ketua umum sempat berselisih hingga saling melempar kursi.

    Zulkifli datang didampingi senior PAN Hatta Rajasa dan Sutrisno Bachir. Mantan rival Zulkifli di pemilihan caketum PAN, Asman Abnur juga turut dalam rombongan. Ada pula Eddy Soeparno, Totok Daryanto, Yandri Susanto, Viva Yoga Mauladi, dan Saleh Daulay.

    Sang tuang rumah, Airlangga Hartarto mengenakan kemeja batik biru bercorak kuning. Airlangga didampingi sejumlah pejabat teras partai beringin, di antaranya Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Wakil Ketua Umum Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsudin, Nurul Arifin, Roemkono, dan Ahmad Doli Kurnia, Ketua DPP Golkar Meutya Hafid, Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Dito Ganinduto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara