Kasus Jalan Gubeng Ambles, Kontraktor Proyek Mal Divonis Bebas

Foto aerial pekerja melakukan proses 'prime coat' pada urukan tanah sebelum diaspal di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 26 Desember 2018. Proses perbaikan jalan ambles yang terjadi pada Selasa (18/12) lalu, kini sudah memasuki tahap pengaspalan. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

TEMPO.CO, Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memvonis bebas tiga orang karyawan PT Saputra Karya, investor proyek Gubeng Mixed Used Development, terkait Jalan Gubeng yang ambles pada 18 Desember 2018.

Ketiga orang ini ialah Manajer Proyek Ruby Hidayat, Supervisor proyek Aditya Kurniawan Eko Yuwono, dan struktur teknik proyek, Lawi Asmar Andrian.

Ketua Majelis Hakim Anton Widyopriyono mengatakan ketiganya tidak terbukti bersalah atas amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya pada 18 Desember 2018.

Majelis juga menilai unsur barang siapa, setiap orang, dan dengan sengaja, seperti dakwaan primer jaksa Pasal 192 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, serta dakwaan sekunder Pasal 63 ayat (1) UU RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1, tidak terpenuhi semua. “Mewajibkan jaksa merehabilitasi nama baik terdakwa, dan mengembalikan barang bukti,” ujar Anton, Kamis, 12 Maret 2020.

Pengacara PT Saputra Karya, Martin Suryana, mengatakan puas dengan putusan hakim. Dia mengatakan sudah seharusnya kliennya bebas. “Kami mewakili terdakwa bersyukur karena putusan hakim telah adil,” kata dia.

Adapun jaksa penuntut umum Rahmad Hari Basuki menyatakan pikir-pikir dulu menyikapi vonis tersebut. “Kami pikir-pikir dulu,” kata dia. Sebelumnya, jaksa menuntut terdakwa dengan pidana denda Rp 300 juta

Dengan putusan tersebut, enam orang terdakwa kasus Jalan Gubeng yang ambles, baik dari pihak investor maupun kontraktor pelaksana, dibebaskan semua. Dalam sidang sebelumnya, majelis hakim juga memvonis bebas tiga terdakwa dari  PT Nusa Konstruksi Enjiniring selaku kontraktor  pelaksana.

Mereka adalah Direktur Operasional PT Nusa Konstruksi Enjiniring Budi Susilo serta dua orang manajernya, Rendro Widoyoko dan Aris Priyanto. Menurut majelis hakim, selaku kontraktor pelaksana, PT Nusa Konstruksi Enjiniring tidak mengubah desain proyek dan bekerja sesuai gambar yang ada.

Peristiwa Jalan Gubeng ambles terjadi pada Selasa malam, 18 Desember 2018. Jalan ambles dengan kedalaman sekitar 20 meter, panjang 100 meter dan lebar 25 meter. Amblesnya jalan tersebut diduga  berkaitan dengan proyek Gubeng Mixed Used Development di lahan seluas 6.500 meter persegi karena lokasinya berdekatan.

PT Saputra Karya selaku investor menanamkan modal senilai Rp 165 miliar untuk proyek yang meliputi rumah sakit, mal dan basement itu. Dia menggandeng PT Ketira Engineering Konsultan selaku kontraktor perencana dan PT Nusa Konstruksi Enjinering selaku kontraktor pelaksana. Diduga amblesnya jalan berhubungan dengan penggalian tanah untuk basement.






Tarik Wisatawan ke Kota Pahlawan, Akan Hadir Konsep Wisata Perjuangan Surabaya

5 hari lalu

Tarik Wisatawan ke Kota Pahlawan, Akan Hadir Konsep Wisata Perjuangan Surabaya

Konsep Wisata Perjuangan Surabaya itu akan dibuat karena Surabaya memiliki beragam destinasi wisata sejarah.


Politikus PDIP Bandingkan Kota Depok dengan Banyuwangi, Surabaya dan Semarang

6 hari lalu

Politikus PDIP Bandingkan Kota Depok dengan Banyuwangi, Surabaya dan Semarang

Politikus PDIP mempertanyakan mengapa Depok yang mengusung tema Green and Smart City, tidak dapat penghargaan dari UI GreenCityMetric 2022.


Tempat Penampungan Air di Surabaya Jadi Tujuan Wisata Masyarakat

7 hari lalu

Tempat Penampungan Air di Surabaya Jadi Tujuan Wisata Masyarakat

Bozem Tubanan di Surabaya itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu destinasi wisata.


Cak Sapari Meninggal, Cak Kartolo Kehilangan Teman Duet di Ludruk Jula Juli Goyonan

10 hari lalu

Cak Sapari Meninggal, Cak Kartolo Kehilangan Teman Duet di Ludruk Jula Juli Goyonan

Legenda ludruk Indonesia asal Surabaya sekaligus rekan duet Kartolo Cs, Cak Sapari, meninggal di usia 74 tahun.


GIIAS Surabaya 2022 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Tanggapan Gaikindo

12 hari lalu

GIIAS Surabaya 2022 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Tanggapan Gaikindo

Pameran GIIAS Surabaya 2022 telah resmi dibuka pada hari ini, Rabu, 14 September 2022. Simak informasi lengkapnya di sini!


Penerapan ETLE Mobile Gadget, Polisi Pastikan Tidak akan Masuk Jalur Perumahan

12 hari lalu

Penerapan ETLE Mobile Gadget, Polisi Pastikan Tidak akan Masuk Jalur Perumahan

Satlantas Polrestabes Surabaya mengonfirmasi penerapan ETLE Mobile Gadget atau tilang elektronik dengan ponsel akan dilakukan di jalanan umum.


ETLE Mobile Mulai Berlaku di Surabaya, Begini Cara Kerjanya

14 hari lalu

ETLE Mobile Mulai Berlaku di Surabaya, Begini Cara Kerjanya

Surabaya mulai memberlakukan program Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE Mobile alias tilang elektronik lewat Hp. Bagamaina cara kerjanya?


Surabaya Buka Lagi Beasiswa untuk Siswa SMA Sederajat

28 hari lalu

Surabaya Buka Lagi Beasiswa untuk Siswa SMA Sederajat

Beasiswa yang dikhususkan bagi jenjang SMA/SMK/MA sederajat mulai 23 Agustus sampai 7 September 2022.


29 Tahun SCTV dari Jalan Darmo Surabaya Menuju Siaran Nasional

33 hari lalu

29 Tahun SCTV dari Jalan Darmo Surabaya Menuju Siaran Nasional

Surya Citra Televisi atau SCTV telah 29 tahun. Awalnya siaran terbatas di Surabaya kemudian pecah kongsi dengan RCTI dan menjadi siaran nasional.


Hari Ini Rudy Hartono 73 Tahun, Kisah Awal Maestro Bulutangkis Dominasi 8 Kali All England

39 hari lalu

Hari Ini Rudy Hartono 73 Tahun, Kisah Awal Maestro Bulutangkis Dominasi 8 Kali All England

Rudy Hartono Kurniawan tertarik dengan olahraga sejak kecil di Surabaya, berlatih dengan lampu petromak. Hasilnya, 8 kali juara All England.