Imigrasi Sudah Deportasi 126 WNA Guna Cegah Penyebaran Corona

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua petugas Imigrasi memproses paspor penumpang pesawat yang tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Supadio di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis 6 Februari 2020. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menginstruksikan kepada jajaran Imigrasi, Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai dan Karantina setempat untuk melarang masuknya turis dari negara China, tidak memperbolehkan pekerja asing untuk kembali ke negara mereka yang sedang terjadi kasus virus Corona dan melarang warga untuk berkunjung ke China guna mengantisipasi masuknya virus Corona di wilayah Kalimantan Barat. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    Dua petugas Imigrasi memproses paspor penumpang pesawat yang tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Supadio di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis 6 Februari 2020. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menginstruksikan kepada jajaran Imigrasi, Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai dan Karantina setempat untuk melarang masuknya turis dari negara China, tidak memperbolehkan pekerja asing untuk kembali ke negara mereka yang sedang terjadi kasus virus Corona dan melarang warga untuk berkunjung ke China guna mengantisipasi masuknya virus Corona di wilayah Kalimantan Barat. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat sudah ada 126 warga negara asing (WNA) yang dideportasi karena memiliki riwayat perjalanan melintas dari negara-negara episentrum baru virus Corona setelah Cina, yakni: Italia, Iran, dan Korea Selatan.

    "Total (WNA) yang sudah kami tolak ada 126 pada periode 6 Februari-10 Maret 2020. Semua sudah dideportasi," ujar Pelaksana tugas Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Jhoni Ginting di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2020.

    Penolakan WNA tersebut dilakukan di beberapa bandar udara dan pelabuhan laut di Indonesia guna mencegah virus Corona semakin menyebar di Indonesia.

    Rinciannya sebagai berikut:

    1. Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali

    Jumlah WNA yang ditolak di bandara ini sebanyak 89 orang. Mereka terdiri dari satu warga negara Cina, 12 warga negara Rusia, satu warga negara Romania, enam warga negara Brazil, tiga warga negara Selandia Baru, 9 warga negara Ukraina, empat warga negara Inggris, dua warga negara Maroko dan tujuh warga negara Kazakhstan.

    Kemudian, 11 warga negara Amerika Serikat, satu warga negara Ghana, dua warga negara Australia, satu warga negara Austria, enam warga negara Kanada, satu warga negara Uzbekistan, 1 warga negara Jerman, satu warga negara Perancis, dua warga negara Spanyol dan tiga warga negara Armenia.

    Selanjutnya, satu warga negara India, satu warga negara Italia, empat warga negara Kyrgyztan, satu warga negara Turki, satu warga negara Chile, satu warga negara Tajikistan, satu warga negara Peru, saty warga negara Swedia, satu warga negara Moldova, satu warga negara Malaysia, satu warga negara Mesir dan satu warga negara Thailand.

    2. Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta

    Jumlah WNA yang ditolak di bandara ini sebanyak 22 orang. Rinciannya adalah tujuh warga negara Cina, empat warga negara Malaysia, dua warga negara Irlandia, satu warga negara Mali, dua warga negara Australia, satu warga negara Ghana, satu warga negara Jepang, satu warga negara India, satu warga negara Thailand, satu warga negara Amerika Serikat dan satu warga negara Yaman.

    3. Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara

    Jumlah WNA yang ditolak di bandara tersebut sebanyak tujuh orang. Rinciannya adalah lima warga negara China, satu warga negara Korea Selatan dan satu warga negara Italia.

    4. Bandara Juanda, Jawa Timur

    Jumlah WNA yang ditolak di bandara tersebut sebanyak lima orang. Mereka adalah tiga warga negara Cina, satu warga negara Singapura dan satu warga negara Inggris.

    5.  Bandara Hang Nadim, Batam

    Jumlah WNA yang ditolak di bandara ini hanya satu orang. WNA itu merupakan warga negara Singapura.

    6. Pelabuhan Batam Center, Kepulauan Riau

    Jumlah WNA yang ditolak Imigrasi di pelabuhan ini sebanyak dua orang. Mereka adalah satu warga negara Malaysia dan satu warga negara Singapura.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.