PKS akan Kunjungi SBY untuk Cari Titik Temu Kerja Sama

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berpelukan dengan Presiden PKS Sohibul Iman usai melakukan pertemuan di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berpelukan dengan Presiden PKS Sohibul Iman usai melakukan pertemuan di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kunjungan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada pukul 19.00 WIB, 12 Maret 2020, bertujuan mencari titik temu untuk membangun kerja sama. PKS ingin bertukar pikiran mengenai kondisi Indonesia saat ini dengan SBY, yang juga pernah menjadi presiden selama dua periode.

    "Beliau Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus pernah memimpin negeri ini sepuluh tahun," kata Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Maret 2020.

    Pertemuan ini adalah bagian dari safari silaturahmi kebangsaan PKS selama beberapa waktu belakangan. Meskipun punya posisi sendiri, hal itu tak menghalangi PKS untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak. "Apalagi dengan Pak SBY kami pernah bekerja sama dalam pemerintahan beliau dua periode," ujar Mustafa.

    Sejumlah isu akan menjadi topik perbincangan PKS dengan SBY. Di antaranya Jiwasraya, omnibus law, Pilkada 2020, RUU Pemilu, dan persoalan bangsa lainnya.

    Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman menggelar berbagai pertemuan lintas parpol dan ormas. Beberapa yang sudah ditemui adalah Partai Nasdem, Partai Berkarya, PP Muhammadiyah, Pengurus Pusat PGI, Pengurus Pusat Vox Populi dan terakhir pertemuan dengan Partai Golkar.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.