Sudah Sembuh, Dua Pasien Positif Corona Dipersiapkan untuk Pulang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kiri) bersama Juru bicara informasi wabah COVID-19 dr. Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers di Ruang Wartawan Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020. TEMPO/Subekti.

    Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kiri) bersama Juru bicara informasi wabah COVID-19 dr. Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers di Ruang Wartawan Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan dua pasien positif mengidap Virus Corona yang mulai menunjukan kesembuhan. Mereka adalah pasien 06 dan pasien 14, yang menunjukan hasil negatif dari dua pemeriksaan terakhir yang mereka jalani.

    "Kami sekarang sedang mengedukasi mereka untuk persiapan pulang, dengan melaksanakan self isolated (swaisolasi)," kata Yurianto di Kantor Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2020.

    Yurianto mengatakan swaisolasi ini berarti kedua pasien harus mengisolasi diri dari lingkungan dan bahkan keluarganya. Isolasi yang harus dilaksanakan oleh kedua pasien itu mencangkup tetap menggunakan masker, menghindari kontak dekat dengan keluarga, tidak menggunakan alat makan dan minum bersama, dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama aktivitas bertemu dengan orang lain. "Ini bukan sesuatu yang mudah karena kita harus menyampaikan betul. Meskipun sudah negatif masih kita harapkan mereka berhati-hati," kata Yurianto.

    Kasus nomor 6 merupakan pasien yang merupakan ABK Kapal Pesiar Diamond Princess yang dievakuasi pemerintah. Ia diidentifikasi terpapar di atas kapal itu.

    Sedangkan kasus 14 merupakan pasien laki-laki berumur 50 tahun. Corona teridentifikasi sebagai kasus yang didapatkan dari luar atau imported case. Ia dinyatakan positif terpapar dua hari lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.