Canda Karen Agustiawan Saat Bebas, Ingin Kelonan dengan Suami

Reporter

Editor

Amirullah

Terdakwa kasus dugaan korupsi Karen G Agustiawan memeluk kerabatnya setelah menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2019. Atas perbuatannya, Karen dianggap telah merugikan negara Rp 568 miliar dan memperkaya Roc Oil Company Australia. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Eks Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menghirup udara bebas setelah divonis tak bersalah oleh Mahkamah Agung. Ia keluar dari Rumah Tahanan Kejaksaan Agung pada Selasa malam, 10 Maret 2020. Karen pun mengungkapkan keinginannya sesaat setelah bebas.

Dalam pembebasan ini, pihak keluarga Karen tampak hadir semua. Mulai dari suami, anak, hingga cucu. Suami Karen pun langsung merangkul istrinya.

Suami Karen yang ikut mendampingi di sebelahnya langsung merangkul sang istri. Tampak dari wajahnya ia sangat bahagia menyambut kebebasan Karen.

Melihat wajah sang suami, Karen pun langsung melontarkan candaan. "Saya mau kelonan sama suami, boleh kan. Kangen sekali sama bapak," ucap dia sambil tersenyum.

Karen mengungkap perasaan bahagia untuk keluarganya, maupun pekerja Pertamina yang masih aktif dan pensiun. Di sisi lain, dia mengaku kecewa atas sangkaan yang dialamatkan kepadanya. Ia merasa keputusannya untuk Pertamina dipaksakan menjadi tindak pidana.

"Aksi korporasi yang tekennya adalah business judgement, yang domainnya adalah hukum perdata, tapi dipaksakan menjadi domain hukum pidana, tindak pidana korupsi," kata Karen.

Sebelumnya, Karen divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan oleh pengadilan tingkat pertama. Ia dinilai terbukti mengabaikan prosedur investasi di Pertamina dalam akuisisi blok BMG di Australia pada 2009.

Karen juga dianggap melakukan investasi tanpa pembahasan dan kajian terlebih dahulu, serta tanpa persetujuan dari bagian legal dan Dewan Komisaris Pertamina. Atas perbuatannya, Karen dianggap telah merugikan negara Rp 568 miliar dan memperkaya Roc Oil Company Australia.

Hakim menyebut Karen melakukan tindak pidana korupsi bersama Direktur Keuangan Pertamina Ferederick T Siahaan; Manager Merger dan Akusisi Pertamina Bayu Kristanto dan Legal Consul and Compliance Genades Panjaitan.

Atas putusan itu, Karen mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Akan tetapi, bandingnya ditolak. Pengadilan Tinggi memperkuat putusan pengadilan tingkat pertama. Karen kemudian mengajukan kasasi ke MA.






KPK Usul MA Rotasi Pegawainya Setiap Dua Tahun agar Suap Hakim Agung Tak Terulang

9 jam lalu

KPK Usul MA Rotasi Pegawainya Setiap Dua Tahun agar Suap Hakim Agung Tak Terulang

Alexander Marwata mengatakan KPK memberikan rekomendasi ke Mahkamah Agung untuk secara rutin merotasi pegawainya


Inilah Fungsi Mahkamah Agung sebagai Lembaga Peradilan Tertinggi di Indonesia

13 jam lalu

Inilah Fungsi Mahkamah Agung sebagai Lembaga Peradilan Tertinggi di Indonesia

Dari peradilan hingga pengawasan, berikut adalah fungsi-fungsi Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.


Inilah Syarat Menjadi Hakim Agung Karier dan Nonkarier

13 jam lalu

Inilah Syarat Menjadi Hakim Agung Karier dan Nonkarier

Untuk menjadi hakim agung terdapat dua jalur yang dapat diikuti, yaitu karier dan nonkarier. Berikut adalah persyaratannya.


Ini Catatan Merah Hakim Agung Sudrajad Dimyati Sebelum Terjaring OTT KPK

14 jam lalu

Ini Catatan Merah Hakim Agung Sudrajad Dimyati Sebelum Terjaring OTT KPK

Hakim Agung Sudrajad Dimyati pernah tidak lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan Hakim Agung pada 2013 karena diduga terlibat dalam skandal suap.


Geledah Gedung MA dalam Kasus Suap Sudrajad Dimyati, KPK Sita Dokumen Perkara dan Bukti Elektronik

18 jam lalu

Geledah Gedung MA dalam Kasus Suap Sudrajad Dimyati, KPK Sita Dokumen Perkara dan Bukti Elektronik

KPK menyita sejumlah dokumen perkara dan bukti elektronik dalam kasus Sudrajad Dimyati.


Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

20 jam lalu

Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

Perbincangan soal Pertalite lebih boros ketimbang Pertamax ramai di media sosial. Sejumlah pakar menyoroti isu ini.


KPK Revisi 1 Nama Tersangka di Kasus Sudrajad Dimyati

20 jam lalu

KPK Revisi 1 Nama Tersangka di Kasus Sudrajad Dimyati

KPK merevisi 1 nama tersangka dalam kasus suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati.


Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

21 jam lalu

Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

Pertamina mengklaim kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak berubah.


Kasus Sudrajad Dimyati, KPK Duga Ada Beberapa Perkara Lain yang Diurus

22 jam lalu

Kasus Sudrajad Dimyati, KPK Duga Ada Beberapa Perkara Lain yang Diurus

KPK telah menemukan bukti percakapan dan keterangan saksi soal kasus lain yang diperjual belikan oleh Sudrajad Dimyati cs.


Hakim Agung Sudrajad Dimyati Ternyata Bertemu Ketua MA Sebelum ke KPK, Apa yang Dibicarakan?

1 hari lalu

Hakim Agung Sudrajad Dimyati Ternyata Bertemu Ketua MA Sebelum ke KPK, Apa yang Dibicarakan?

Sebelum ke KPK Hakim Agung Sudrajad Dimyati ternyata bertemu dengan Ketua MA Syarifuddin. Dimyati menyampaikan jika ia dipanggil KPK.