Diprotes Kedubes Asing, Asal Negara WNA Positif Corona Tak Dibuka

Reporter

Editor

Amirullah

Juru bicara informasi wabah COVID-19 dr. Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers terkait penanganan wabah COVID-19 di Kantor Staf Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara penanganan wabah virus corona, Achmad Yurianto memastikan pemerintah tidak akan membuka identitas kewarganegaraan dua warga negara asing (WNA) yang ditemukan positif virus corona. Dua WNA ini tertular dari pasien kasus 01 (warga Depok yang tertular dari warga negara Jepang di lantai dansa).

Alasannya, kata Yurianto, pemerintah sempat mendapat komplain oleh salah satu kedutaan karena muncul diskriminasi masyarakat sekitar terhadap warga negara dari negara itu.

"Dia diteriaki sebagai pembawa Covid-19. Ini yang membuat tidak nyaman. Ini yang membuat kedutaan negara sahabat ini protes ke saya dan meminta negara yang lain tidak untuk mengumumkan," ujar Yuri di Kantor Presiden, Jakarta pada Selasa, 10 Maret 2020.

Dari 19 kasus positif Covid-19 di Indonesia, dua pasien diantaranya merupakan WNA. Dua WNA ini tertular dari kasus 01, yakni warga negara Depok yang tertular dari warga negara Jepang di lantai dansa di Jakarta. Dua WNA ini teridentifikasi sebagai kasus 10 dan 11.

Menurut Yurianto, pemerintah telah membuat kesepakatan dengan kedutaan negara-negara yang bersangkutan untuk tidak mengungkap identitas kewarganegaraan pasien. Melainkan cukup memberitahu kedutaan negara yang bersangkutan saja ihwal kondisi pasien.

"Jadi, keduataan mereka sudah tahu dan sudah berkomunikasi dengan pasien melalui prosedur yang berlaku," ujar dia.






Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

3 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

4 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

11 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

14 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

21 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

22 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.


Kota Chengdu di Cina Lockdown

22 hari lalu

Kota Chengdu di Cina Lockdown

Warga Chengdu harus menjalani lockodown. Kasus Covid-19 di sana ada 157 kasus.


Turis Asing ke Korea Selatan Tak Lagi Wajib Tes Corona Sebelum Berangkat

24 hari lalu

Turis Asing ke Korea Selatan Tak Lagi Wajib Tes Corona Sebelum Berangkat

Korea Selatan mencabut aturan tes Corona untuk turis asing sebelum keberangkatan.


Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

24 hari lalu

Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Mahathir Mohamad dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan terinfeksi virus Corona.


3 Komponen yang Pengaruhi Reinfeksi Covid-19

29 hari lalu

3 Komponen yang Pengaruhi Reinfeksi Covid-19

Pakar patologi klinik menyebut terjadinya reinfeksi atau penularan berulang tergantung pada tiga komponen penting COVID-19. Apa saja?