PAN-NasDem Cari Jalan Pisahkan Penyelenggaraan Pileg dan Pilpres

Reporter

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan hak suaranya saat pemilihan Ketua Umum periode 2020-2025, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa, 11 Februari 2020. Sebelum Zulkifli, belum ada ketua umum lain yang menjabat dua periode. ANTARA/Jojon

TEMPO.CO, Jakarta - Bertemu dengan pengurus DPP Partai NasDem, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkfili Hasan membahas soal rencana pemisahan pemilihan legislatif atauPileg dan pemilihan presiden atau Pilpres. Zulkifli mengaku akan mencari jalan agar Pileg dan Pilpres dilaksanakan dalam waktu yang berbeda.

“Kami lagi cari jalan, apakah (melalui) undang-undang, atau amandemen Undang-Undang Dasar nanti. Sehingga bisa pemilu legislatif dan pilpres bisa dipisah,” kata Zulkifli di DPP NasDem, Jakarta, Selasa 10 Maret 2020.

Menurut dia, PAN sejak awal tidak sepakat dengan Pemilu serentak. Namun karena kini Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan untuk tetap menyelenggarakan Pemilu secara serentak, mereka akan mencari jalan lain untuk memisahkan pelaksanaan Pileg dan Pilpres.
|
Ia menilai Pilpres perlu dibuat eksklusif karena memilih kepala negara sekaligus kepala pemerintahan memiliki wibawanya sendiri. “Karena memilih kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. Oleh karena itu beda. Bagaimana jalan keluar supaya dipisah, waktunya tidak sama,” ujar Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini.

Ketua Umum NasDem Surya Paloh pada pertemuan dengan Partai Golkar sebelumnya, juga menyampaikan keinginan sama. Surya beralasan Pemilu 2019 partai politik merasakan beratnya kondisi pelaksanaan pemilu secara serentak. Ia menyebut pemilu serempak itu di luar batas kewajaran dan kapasitas mereka sebagai peserta pemilu.

Untuk itu Surya mengusulkan agar Pileg dilaksanakan sebelum Pilpres. Lalu Pilpres bisa dilaksanakan beberapa bulan setelah pelaksanaan Pileg. ”Seyogyanya kami berharap mungkin tetap terpisah, yaitu pemilu legislatif terlebih dulu beberapa bulan dan baru pelaksanaan pilpres,” kata dia di DPP Golkar, Jakarta, Senin 9 Maret 2020.






RI dan UAE Teken Kontrak Dagang US$ 3,6 Juta, Mendag: Pemerintah Senantiasa Dukung Dunia Usaha

9 jam lalu

RI dan UAE Teken Kontrak Dagang US$ 3,6 Juta, Mendag: Pemerintah Senantiasa Dukung Dunia Usaha

Mendag Zulhas dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri UAE Thani bin Ahmed Al Zeyoudi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman B2B.


Kemendag Musnahkan 15 Jenis Barang Impor Ilegal Senilai Rp 11 Miliar

11 jam lalu

Kemendag Musnahkan 15 Jenis Barang Impor Ilegal Senilai Rp 11 Miliar

Kemendag memusnahkan belasan jenis barang impor ilegal yang kedapatan dilakukan di kawasan pergudangan Jaya Park, Sidoarjo, Jawa Timur.


RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

19 jam lalu

RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

Zulkifli Hasan menuturkan ada delapan kesepakatan dagang yang diteken oleh perusahaan-perusahaan asal Indonesia dan India.


Masa Jabatan Anies Baswedan Segera Berakhir, Rocky Gerung: Pindah dari Merdeka Selatan ke Merdeka Utara

22 jam lalu

Masa Jabatan Anies Baswedan Segera Berakhir, Rocky Gerung: Pindah dari Merdeka Selatan ke Merdeka Utara

Rocky Gerung menyatakan Anies Baswedan hanya akan berpindah dari Kantor Gubernur DKI Jakarta ke Kantor Presiden.


Pemanasan Pilpres Disokong Simpatisan

1 hari lalu

Pemanasan Pilpres Disokong Simpatisan

Poros-poros pendukung bakal calon presiden di Pilpres 2024 mulai bermunculan.


Zulhas Ajak Menteri Perdagangan Anggota G20 Tinjau Produk Indonesia Berbasis Teknologi Berkelanjutan

1 hari lalu

Zulhas Ajak Menteri Perdagangan Anggota G20 Tinjau Produk Indonesia Berbasis Teknologi Berkelanjutan

Zulkifli Hasan mengajak para menteri perdagangan dari negara-negara anggota G20 meninjau produk-produk Indonesia berbasis teknologi berkelanjutan.


RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

2 hari lalu

RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

Menteri Zulkifli Hasan akan memulai perundingan CEPA antara Indonesia dan Arab Saudi sebagai bentuk upaya mendorong hubungan dagang dua negara.


Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

2 hari lalu

Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

Pendukung Anies Baswedan menilai langkah Presiden Jokowi mendukung Prabowo Subianto tidak layak.


Bela Anies Baswedan, Partai Demokrat Dinilai Bisa Dapat Efek Ekor Jas

3 hari lalu

Bela Anies Baswedan, Partai Demokrat Dinilai Bisa Dapat Efek Ekor Jas

Partai Demokrat dinilai bisa mendapatkan efek ekor jas lebih besar jika mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.


Partai NasDem Sebut SE Mendagri Tito Karnavian Bentuk Praktik Otoritarianisme

3 hari lalu

Partai NasDem Sebut SE Mendagri Tito Karnavian Bentuk Praktik Otoritarianisme

NasDem menilai surat edaran yang dikeluarkan Tito Karnavian menabrak peraturan perundang-undangan di atasnya.