Zulkifli Hasan Undang Jokowi Hadiri Pelantikan Pengurus Baru PAN

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Jokowi berbincang dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 14 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan akhirnya menjelaskan tujuannya bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana pada Jumat, 6 Maret 2020. Menurutnya saat itu ia mengundang Jokowi untuk menghadiri pelantikan pengurus baru PAN.

“Saya mengundang presiden sebagai pimpinan negara menghadiri pelantikan pengurus baru PAN hasil kongres di Kendari,” kata Zulkifli alias Zulhas selepas pertemuan dengan pengurus DPP NasDem di kantor DPP NasDem, Jakarta, Selasa 10 Maret 2020.

Mulanya Zulhas enggan menceritakan perihal pertemuan tersebut. Saat ditanyai wartawan mengenai ini, ia mengacungkan telunjuk di depan mulutnya. Namun ia akhirnya ia menjawab karena sudah terlanjur bocor.

“Ya saya memang kemarin tidak untuk dipublikasi. Makanya saya cuma jawab begini (mengacungkan jari di mulut). Tapi, ya sudah bocor,” ucapnya.

Sebelumnya usai pertemuan tersebut Zulkifli Hasan berlari menghindari wartawan seusai bertemu Jokowi secara tertutup. Dia buru-buru menuju ke mobilnya di parkiran. Dari dalam mobil, dia hanya melambaikan tangan dan tersenyum lalu berlalu.

Informasi lainnya, menurut Wakil Ketua Umum PAN demisioner Viva Yoga Mauladi, pada pertemuan itu Zulhas dan Jokowi berdiskusi tentang kondisi bangsa saat ini yang memerlukan solusi cepat dan tepat. Menurut dia, mereka juga berdiskusi mengenai rencana revisi Undang-undang Pemilu.

Viva tak merinci lebih lanjut kondisi bangsa yang dia maksud, serta catatan partainya untuk revisi UU Pemilu. Adapun Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno hanya mengatakan pertemuan itu sebagai silaturahmi.

FIKRI ARIGI | BUDIARTI UTAMI PUTRI | DEWI NURITA






Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

4 jam lalu

Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk korban banjir di Provinsi Sindh telah tiba di Karachi, Pakistan


Luhut Sebut Jokowi Minta Pengadaan Mobil Listrik untuk Pejabat Dianggarkan di APBN

7 jam lalu

Luhut Sebut Jokowi Minta Pengadaan Mobil Listrik untuk Pejabat Dianggarkan di APBN

Luhut menuturkan saat ini pemerintah sedang menyusun perencanaan pengadaan mobil listrik.


Luhut Bicara Mobil Listrik untuk Pejabat: Saya Sudah Pakai

7 jam lalu

Luhut Bicara Mobil Listrik untuk Pejabat: Saya Sudah Pakai

Luhut juga mengaku sudah memiliki mobil listrik.


Lukas Enembe Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, KSP: Ironi

7 jam lalu

Lukas Enembe Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, KSP: Ironi

Jaleswari menyebut absennya Lukas Enembe dalam panggilan KPK itu sebagai ironi. Sebab, seharusnya pejabat sekelas dia dapat memberikan contoh.


Rachmat Gobel: Cadangan Aspal Buton Cukup untuk Swasembada Hingga 125 Tahun

7 jam lalu

Rachmat Gobel: Cadangan Aspal Buton Cukup untuk Swasembada Hingga 125 Tahun

"Kita sudah dianugerahi kekayaan alam aspal tapi malah disia-siakan," ujar Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel.


8 Hari Setelah PPP Copot Suharso Monoarfa, Jokowi Menunjuknya Jadi Koordinator SDGs 2024

7 jam lalu

8 Hari Setelah PPP Copot Suharso Monoarfa, Jokowi Menunjuknya Jadi Koordinator SDGs 2024

Setelah dicopot dari jabatan ketua umum PPP, Suharso Monoarfa ditunjuk Jokowi sebagai Koordinator SDGs 2024.


Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

9 jam lalu

Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

Muhadjir diminta Jokowi mewakili pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di Pakistan.


Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

10 jam lalu

Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari dampak yang dirasakan Indonesia akibat resesi global yang diproyeksikan terjadi tahun depan.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

12 jam lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

12 jam lalu

Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, Jokowi bukan orang yang serendah itu untuk serta-merta menerima jika diajukan sebagai calon wakil presiden.