Pemerintah Sebut Tes Corona Gratis Asal Direkomendasikan Dokter

Petugas medis unit gawat darurat Melasari, menunjukkan ruang isolasi untuk pasien virus corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Slamet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa 3 Maret 2020. RSUD Dr Slamet Garut merupakan rumah sakit rujukan bagi pasien virus corona di Jabar, dengan menyediakan satu ruang isolasi dan 29 dokter beserta puluhan perawat. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Pemerintah untuk penanggulangan virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan pemerintah menjamin tes pemeriksaan Corona bagi masyarakat gratis. Namun ia mengatakan tes ini hanya dilakukan jika ada rekomendasi dari dokter.

"Saya tegaskan lagi tidak ada pungutan serupiah pun dari pemeriksaan COVID-19, dan atas dasar permintaan dokter bukan permintaan orang per orang," kata Yurianto di Kantor Presiden di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 9 Maret 2020.

Yurianto mengatakan sudah mendengar kabar adanya pungutan biaya tes Corona, termasuk di antaranya tes sebesar Rp 700 ribu. Namun ia menegaskan hal ini tidak benar.

Tes Corona, kata Yurianto, hanya dilaksanakan di laboratorium yang berada di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) dan itu tanpa biaya.

Selain itu, Yurianto meminta masyarakat membedakan antara tes biasa dengan tes Corona. Tes Corona, kata dia, berbeda dengan tes umum seperti tes golongan darah ataupun tes kehamilan yang terkadang membutuhkan biaya.

Tak sembarang orang juhabisa dengan sengaja tes Corona karena khawatir merasa terpapar. "Tes corona itu tidak permintaan pasien tapi ini kepentingan pemeriksaan dokter," kata Yurianto.

Sebelumnya, pemerintah telah menegaskan bahwa akan menanggung seluruh biaya perawatan bagi orang-orang yang terkait dengan COVID-19. Bahkan mereka menyebut bebas biaya akan diterapkan bagi orang dalam pemantauan (ODP).






Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

8 jam lalu

Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

Indonesia sedang dalam tahap pembicaraan dengan beberapa negara Afrika, termasuk Nigeria untuk mengekspor vaksin COVID-19 buatan dalam negeri.


Booster Melambat, Covid-19 di Eropa Naik Lagi

18 jam lalu

Booster Melambat, Covid-19 di Eropa Naik Lagi

Gelombang COVID-19 baru sedang terjadi di Eropa ketika cuaca dingin tiba dengan jumlah kasus baru naik 8 persen sementara minat untuk vaksin turun.


Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

1 hari lalu

Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

Honda menurunkan rencana produksi di dua pabrik di Jepang karena terkendala rantai pasokan dan logistik yang dipicu oleh wabah Covid-19.


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

2 hari lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

3 hari lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

3 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

5 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

5 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

7 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

7 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir