Hari ini, Mahfud Md akan Gelar Rapat Soal Kondisi di Papua

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md, mengatakan akan mengumpulkan para pimpinan kementerian atau lembaga yang ada di bawah koordinasinya. Salah satu topik yang akan ia singgung adalah situasi keamanan di Papua.

    "Besok (hari ini)saya mengundang Polri, Kejaksaan, TNI dan semua lembaga kementerian dan lembaga terkait besok diundang ke sini," kata Mahfud di kantornya, Senin, 9 Maret 2020.

    Mahfud enggan berbicara banyak soal situasi di Tembagapura setelah insiden penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata yang menewaskan satu personel TNI. Menurut dia, secara prosedur pihak keamanan sudah bekerja menangani situasi tersebut. 

    KKB yang berada di Pegunungan Timika, Papua, diduga menyerang anggota TNI dan Polri sejak beberapa hari lalu. Hal ini membuat warga di empat kampung di kawasan Distrik Tembagapura mengungsi ke Timika.

    Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan jumlah warga yang mengungsi sudah mencapai 900 orang yang berasal dari empat kampung, yaitu Utikini, Longsoran, Kimberly dan Banti.

    Penduduk yang mengungsi sebagian besar adalah wanita dan anak-anak yang takut sehingga minta tolong untuk dievakuasi ke Timika. "Aparat keamanan TNI-Polri hanya memfasilitasi permintaan tersebut dan mendapat bantuan kendaraan dari PT Freeport untuk mengangkut warga," kata Paulus, Sabtu, 7 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.