Pembekalan Leadership Development pada Peserta Beswan Djarum

Pembekalan Leadership Development pada Peserta Beswan Djarum.

INFO NASIONAL - Sebanyak 64 peserta Djarum Beasiswa Plus 2019/2020 dari berbagai Provinsi di Indonesia diberi bekal materi leadership development di Hotel Harris Surabaya, mulai 1-4 Maret 2020. Mereka adalah bagian dari 496 peserta Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) angkatan 35 dan kelompok ketujuh dari delapan kelompok yang diberi materi tentang membangun kepemimpinan.

Pemateri pada sesi ini, antara lain Galuh Paskamagma (Gritty Leadership), Margareta Astaman (Critical Writing), Riko Anggara (Effective Oral Communication), dan James Gwee (Motivating & Inspiring Others).

Galuh menekankan tentang cara mencapai gritty leadership. Menurutnya, di era industri 4.0 ini, yang penting dimiliki dari setiap orang adalah future skills, yaitu kemampuan mencapai keberhasilan di tengah lingkungan yang cepat berubah.

Selain berfikir kritis, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan kreatif penting untuk dimiliki seorang leader untuk membawa pengikutnya ke arah yang lebih baik. Yang tak kalah penting, leader harus mampu menyusun misi sekaligus mengkomunikasikan visi pada pengikutnya.

Jika masih gagal mencapai visi itu, seorang leader harus pandai memotivasi anak buahnya agar tidak menyerah. “Sehingga timbul gairah baru dan semangat baru bagi pengikutnya untuk kembali berjuang mencapai visi itu,” kata Galuh.

Ketekunan dan gairah pada sebuah visi itulah yang disebut gritty. Ketekunan dan gairah, ditambah usaha dan keterampilan, menurutnya mampu menggeser talenta. “Ketrampilan dan usaha (dalam mencapai visi) lebih penting daripada talenta,” ujarnya.

Pada materi lain, Margareta Astaman berpendapat bahwa dalam menulis, peserta Beswan Djarum harus menumbuhkan sikap kritis dan skeptis, serta mengetahui siapa audience yang dituju. “Sebab percuma kita menulis bagus, tapi ternyata pesannya tak sampai kepada pembaca,” kata perempuan yang akrab disapa Margie ini.

Ciri tulisan kritis, kata Margareta, harus punya mega argument serta ditunjang oleh argumen pendukung. Selain itu, tulisan harus ada balancing point, misalnya dalam bentuk informasi penyeimbang yang bertentangan dengan pendapat penulis. “Balancing  point bisa sebuah pengakuan bahwa ide yang ditulis tidak original, namun kita bisa menambahkan dengan kebaruan-kebaruan,” tuturnya.

Riko Anggara lebih menekankan pada kemampuan public speaking yang perlu dimiliki calon leader. Menurutnya, saat berbicara di depan orang banyak, yang pertama dilakukan adalah menghilangkan kegugupan yang bisa diminimalkan dengan mengubah suara menjadi lebih besar dan berat.

Cara lainnya adalah memfokuskan pandangan pada tiga atau empat orang secara bergantian, seolah-olah orator sedang bicara dengan mereka.

Namun, segala tips itu tak berguna bila tak punya bekal cukup tentang materi yang disampaikan. Karena itu, seorang leader harus rajin membaca untuk penguasaan materi yang merupakan faktor penentu sukses tidaknya orang berpidato.

Adapun James Gwee menegaskan bahwa leadership itu sebuah pengakuan, bukan semata-mata jabatan. Leader yang takut membuat keputusan tidak cocok menjadi leader. Sebaliknya, meski hanya pegawai biasa, namun bisa menggerakkan orang lain untuk mengikuti serta berani mengambil keputusan di saat genting, sosok itulah yang layak disebut leader. (*)






Pemprov Kediri Gelar Anugerah Desa Wisata 2022

9 jam lalu

Pemprov Kediri Gelar Anugerah Desa Wisata 2022

Guna menumbuhkan motivasi bagi pengelolaan desa wisata untuk selalu melakukan inovasi dan kreatifitas.


Kementan: Indonesia Kaya Pangan Lokal Alternatif Hadapi Krisis Pangan

9 jam lalu

Kementan: Indonesia Kaya Pangan Lokal Alternatif Hadapi Krisis Pangan

Kementerian Pertanian menegaskan kesiapan Indonesia dalam menghadapi ancaman krisis pangan global.


Gelar Rakor, Pokja III Bahas Kuota ASN di Provinsi Papua Pegunungan

10 jam lalu

Gelar Rakor, Pokja III Bahas Kuota ASN di Provinsi Papua Pegunungan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Tim Kelompok Kerja (Pokja) III Satuan Tugas (Satgas) Pengawalan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Pegunungan


Kabupaten Jayawijaya Siap Jadi Tuan Rumah Peresmian 3 Daerah Otonomi Baru

10 jam lalu

Kabupaten Jayawijaya Siap Jadi Tuan Rumah Peresmian 3 Daerah Otonomi Baru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya siap menjadi tuan rumah peresmian 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua.


Mentan Panen dan Cek Persiapan Ekspor Bunga Krisan ke Jepang

10 jam lalu

Mentan Panen dan Cek Persiapan Ekspor Bunga Krisan ke Jepang

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan panen sekaligus mengecek persiapan ekspor bunga krisan ke Jepang yang dibudidayakan Kelompok Tani Swastika Jaya.


Mentan Dorong Petani Milenial Indonesia Timur Bangun Konsepsi dan Networking

11 jam lalu

Mentan Dorong Petani Milenial Indonesia Timur Bangun Konsepsi dan Networking

Petani milenial dapat memanfaatkan sarana yang telah disiapkan pemerintah untuk membangun pertanian.


Mentan Syahrul Ajak Petani Milenial Antisipasi Krisis Pangan Global

11 jam lalu

Mentan Syahrul Ajak Petani Milenial Antisipasi Krisis Pangan Global

Petani milenial bertekad berdiri di garda terdepan untuk mengantisipasi kiris pangan global.


Sempurnakan Halal Lifestyle Kamu, Ini Fitur Baru Shopee Barokah

11 jam lalu

Sempurnakan Halal Lifestyle Kamu, Ini Fitur Baru Shopee Barokah

Penjual dan pembeli menggunakan skema akad yang pembayarannya disesuaikan dengan prinsip Islam.


Pengelola P4S dan Petani Milenial Kolaborasi Antisipasi Krisis Pangan

12 jam lalu

Pengelola P4S dan Petani Milenial Kolaborasi Antisipasi Krisis Pangan

Petani milenial bisa lebih kreatif melakukan berbagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.


ShopeePay dan UKMIndonesia.id Bagikan Strategi Kolaborasi untuk UMKM

12 jam lalu

ShopeePay dan UKMIndonesia.id Bagikan Strategi Kolaborasi untuk UMKM

Ada tiga langkah yang harus diimplementasikan saat menjalankan kolaborasi bisnis.