PDIP Kesulitan Bobby Nasution Daftar ke Banyak Partai di Pilkada

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menantu Presiden Joko Widodo Bobby Afif Nasution memberikan sambutan saat mengembalikan berkas formulir pendaftaran pencalonan sebagai bakal calon Wali Kota Medan di DPD Partai Golkar Medan, Sumatera Utara, Jumat, 13 Desember 2019. Golkar merupakan partai politik kedua yang didatangi Bobby untuk mengembalikan formulir pendaftaran setelah PDIP. ANTARA

    Menantu Presiden Joko Widodo Bobby Afif Nasution memberikan sambutan saat mengembalikan berkas formulir pendaftaran pencalonan sebagai bakal calon Wali Kota Medan di DPD Partai Golkar Medan, Sumatera Utara, Jumat, 13 Desember 2019. Golkar merupakan partai politik kedua yang didatangi Bobby untuk mengembalikan formulir pendaftaran setelah PDIP. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP belum memutuskan siapa pasangan calon yang bakal diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan 2020. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang 'Pacul' Wuryanto mengatakan, Medan memiliki kompleksitas tersendiri sehingga partai masih membahasnya.

    "Tingkat keruwetannya lebih tinggi di Medan karena Bobby daftar di banyak partai," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.

    Bobby yang dimaksud Bambang Pacul adalah Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain mendaftar ke PDIP, Bobby juga mendaftar ke Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Gerindra. Bobby Nasution juga telah bersafari menemui elite partai-partai tersebut, termasuk bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

    Menurut Bambang, partai lain tentu memiliki pertimbangan siapa calon wakil yang akan diusung. Setiap kandidat wakil yang diajukan pun bisa jadi berbeda-beda. Sedangkan PDIP, kata Bambang, akan memberikan rekomendasi kepada pasangan calon, bukan individu. "Dia daftar di banyak partai toh, itu akan menyulitkan bagi kami," ujar dia.

    Bambang mengakui PDIP berkomunikasi juga dengan partai-partai lain. Dia menyebut komunikasi penting semacam itu dilakukan di tingkat pusat antara Megawati dan pimpinan partai lain dengan dijembatani Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

    Berbeda dengan Medan, PDIP sudah memutuskan calon yang bakal diusung di Pilkada Solo. Ipar Bobby, Gibran Rakabuming Raka, mendaftar untuk maju calon wali kota di Pilkada Solo. Selain Gibran, ada pula pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa yang juga mendaftar ke partai banteng.

    "Itulah yang membedakan, Gibran cepat putus. Ini tapi bukan clue bahwa yang mendapat rekomendasi Gibran lho," kata dia. "Solo lebih gampang putus karena praktis semua yang mendaftar itu di PDIP, baik Purnomo maupun Gibran."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.