Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jaksa Cek Ulang Wawan Beri Aktris Sinetron Mobil dan Apartemen

Reporter

image-gnews
Terdakwa kasus tindak pidana pencucian uang dan korupsi Wawan (tengah) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020. Sidang lanjutan tersebut beragendakan mendengarkan keterangan dari dua orang saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum KPK, yaitu Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan Yayah Rodiah.  ANTARA/Reno Esnir
Terdakwa kasus tindak pidana pencucian uang dan korupsi Wawan (tengah) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020. Sidang lanjutan tersebut beragendakan mendengarkan keterangan dari dua orang saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum KPK, yaitu Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan Yayah Rodiah. ANTARA/Reno Esnir
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Aima Mawaddah Warrahmah alias Aima Diaz hadir dalam sidang pemeriksaan saksi kasus pencucian uang dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat pada Senin, 9 Maret 2020. Aktris pemeran sinetron Cinta Fitri itu mengaku kenal dengan Wawan sebagai teman. "Kenal sebagai teman saja. Lupa kenal sejak kapan, (mungkin) 2009 atau 2010," kata Aima kepada majelis hakim.

Wanita berusia 35 tahun yang kini ibu rumah tangga itu mengatakan pernah tinggaldi apartemen Bellagio Residence sejak Desember 2010 hingga Oktober 2013. "Itu properti punya siapa?" kata Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi dalam persidangan.

"Punya Wawan," ujar Aima.

Selain apartemen, Jaksa juga menanyakan mobil BMW yang diberikan Wawan kepada Aima. Aima mengaku membeli mobil itu dengan DP Rp5 juta. "Bukan mendapatkan ya. Waktu itu saya lihat ada mobil di basement. Saya bilang mobilnya dijual enggak?" kata Aima. Berdasarkan BAP, Aima kala itu bertanya dengan seseorang bernama Ferdi.

Ketika ditanya bagaimana Aima mendapatkan mobil BMW 320i warna hitam metalik itu, Aima mengaku lupa. Jaksa lalu membacakan berita acara penyidikan Aima.

"Dapat saya jelaskan bahwa saya memperoleh BMW dari Wawan. Pada awalnya saya makan siang di Mega Kuningan dengan Wawan pada 2011. Saat itu dia mengatakan, kamu kalau ke mana-mana naik apa? Saya bilang, naik taksi. Kalau gitu kamu pakai mobil saya, ya," kata jaksa membacakan kesaksian Aima dalam BAP.

Setelah sempat menolak tawaran Wawan, akhirnya Aima menerima tawaran itu. Meski dibantu membacakan BAP, Aima mengaku tak bisa mengingat kesaksiannya sendiri. "Saya lupa." Dia mengaku pernah menderita sakit yang membuatnya kesulitan untuk mengingat.

Jaksa mengatakan, dalam BAP itu dijelaskan bahwa beberapa hari setelah bertemu Wawan, Ferdi menghubungi Aima dan kembali bertemu di Mega Kuningan. Saat itu, Ferdi menyerahkan mobil BMW beserta kunci dan STNK.

"Sejak saat itu saya gunakan sampai Wawan menyatakan mobil itu diberikan kepada saya dan BPKB yang diberi kepada Ferdi sudah atas nama saya," kata Jaksa. "Keterangan ini benar?"

"Lupa, jujur," kata Aima.

Jaksa melanjutkan, pada Oktober 2013, mobil BMW itu dijual oleh Aima kepada sepupu suaminya dengan harga Rp230 juta. Uang itu ditransfer ke rekening bank BCA atas nama Aima. Tapi Aima masih mengaku lupa atas keterangan yang diberikannya. Meski begitu dia menegaskan bahwa dia membeli mobil dan memberikan DP sebesar Rp 5 juta pada tahun 2005. "Baru saya DP Rp 5 juta lalu hilang kontak (dengan Wawan)," ujar Aima.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hakim kembali menanyakan apartemen yang didapatkan Aima. Aima menyebut dia juga membayar apartemen sebesar Rp 5 juta.

"Selanjutnya enggak bayar apa-apa lagi?" kata jaksa.

"Enggak, karena memang rencana mau pindah waktu itu setelah menikah. Iya (cuma bayar Rp 5 juta) karena Pak Wawan enggak mau terima," kata Aima.

"Jadi Rp 5 juta ini bayar apartemen atau DP Mobil?" tanya jaksa.

"Sesuai dengan BAP saja. Maaf karena sudah empat tahun lalu, sudah lama sekali," ujar Aima.

Hakim sempat jengah dengan pernyataan Aima. "Coba jelaskan kok bisa (bayar BMW Rp 5 juta dan dapat apartemen). Jangan buat masalah kepada diri saudara. Menyembunyikan fakta ancamannya berat. Jangan mempersulit diri," kata hakim.

"Kok lupa semua ini. Coba, sehat enggak? Coba diingat-ingat. Kalian saksi karena ada nasib seseorang ditentukan di sini. Jangan main-main. Apalagi ada aturannya secara hukum dan juga di bawah kita suci, bukan main-main. Jangan kira kamu main sinetron. Kalau sinetron boleh kita berlaga seperti apa."

KPK mendakwa Wawan melakukan korupsi pengadaan alat kesehatan Puskesmas Kota Tangerang Selatan pada 2012 dan alat kedokteran di rumah sakit rujukan Banten pada 2012. Ia juga dijerat dengan pasal pencucian uang. Wawan diduga menempatkan uangnya di puluhan rekening atas nama lain. Ia juga membeli mobil dan tanah atas nama kerabatnya. Total aset yang disita dalam perkara ini mencapai nilai Rp 500 miliar.

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Firli Bahuri Penuhi Panggilan Pemeriksaan Etik Dewas KPK

11 menit lalu

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 1 Desember 2023. Firli diperiksa oleh penyidik gabungan Bareskrim dan Polda Metro Jaya selama 9 jam, selebihnya Firli akan mengikuti aturan hukum yang masih berjalan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Firli Bahuri Penuhi Panggilan Pemeriksaan Etik Dewas KPK

Ketua nonaktif KPK Firli Bahuri memenuhi panggilan Dewas KPK. Ia tiba di Gedung ACLC KPK untuk menjalani pemeriksaan kode etik perkara pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo alias SYL.


Top 3 Metro: Prosesi Pemakaman Doni Monardo, AHY Soal Debat Cawapres dan Kesiapan Gibran

4 jam lalu

Prosesi pemakaman mantan Kepala BNPB Letjen (purn) Doni Monardo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin, 4 Desember 2023. Doni Monardo mengepalai BNPB pada 2019-2021. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Top 3 Metro: Prosesi Pemakaman Doni Monardo, AHY Soal Debat Cawapres dan Kesiapan Gibran

Berita Top 3 Metro kemarin membahas tentang prosesi pemakaman Doni Monardo hingga komentar AHY soal ditiadakannya debat cawapres.


KPK Rilis 9 Nilai Integritas Lawan Tindakan Korupsi

5 jam lalu

Sejumlah petugas membentangkan spanduk berukuran raksasa bertuliskan Kampanye Hajar Serangan Fajar, di gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat, 14 Juli 2023. Kampanye Hajar Serangan Fajar ini sebagai bentuk seruan pendidikan pencegahan antikorupsi kepada seluruh masyarakat untuk menolak, menghindari dan membentengi diri dari godaan politik uang dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Umum 2024 mendatang berlangsung secara jujur, bersih dan adil. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Rilis 9 Nilai Integritas Lawan Tindakan Korupsi

Salah satu yang paling penting dalam melawan tindakan korupsi adalah kejujuran. Itu menjadi salah satu integritas melawan tindakan korupsi KPK.


KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Wamenkumham Eddy Hiariej

15 jam lalu

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Edward Omar Sharief Hiariej, memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 4 Desember 2023. Omar Sharief Hiariej, yang status hukumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan belum dilakukan penahanan, diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan tindak pidana korupsi terkait perkara dugaan penerimaan gratifikasi sebesar Rp.7 miliar dalam pengurusan status hukum PT. Citra Lampia Mandiri. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Wamenkumham Eddy Hiariej

KPK hari ini memeriksa Eddy Hiariej sebagai saksi. Belum melakukan penahanan, meski Eddy berstatus tersangka.


Jadi Tersangka di KPK, Wamenkumham Eddy Hiariej Ajukan Praperadilan

16 jam lalu

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Edward Omar Sharief Hiariej, memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 4 Desember 2023. Omar Sharief Hiariej, yang status hukumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan belum dilakukan penahanan, diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan tindak pidana korupsi terkait perkara dugaan penerimaan gratifikasi sebesar Rp.7 miliar dalam pengurusan status hukum PT. Citra Lampia Mandiri. TEMPO/Imam Sukamto
Jadi Tersangka di KPK, Wamenkumham Eddy Hiariej Ajukan Praperadilan

Eddy Hiariej beserta dua asisten pribadinya itu mengajukan permohonan pada hari ini, Senin, 4 Desember 2023 ke Paniteraan Pidana PN Jaksel.


Dewas KPK Jadwalkan Pemeriksaan Firli Bahuri Besok

17 jam lalu

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 1 Desember 2023. Firli diperiksa oleh penyidik gabungan Bareskrim dan Polda Metro Jaya selama 9 jam, selebihnya Firli akan mengikuti aturan hukum yang masih berjalan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Dewas KPK Jadwalkan Pemeriksaan Firli Bahuri Besok

Dewas KPK akan tetap menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Firli Bahuri.


Terkini: Anies Baswedan Janji Permudah KPR, Gibran Tawarkan Dana Abadi Pesantren

17 jam lalu

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan berswafoto bersama relawan seusai kampanye di Gor Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu 2 Desember 2023. Acara tersebut dihadiri ribuan relawan se-Kota Tangerang dari partai pengusung pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Terkini: Anies Baswedan Janji Permudah KPR, Gibran Tawarkan Dana Abadi Pesantren

Berita terkini: Anies Baswedan menjanjikan akan mempermudah Kredit Perumahan Rakyat (KPR), Gibran menjanjikan dana abadi pesantren.


Istana Heran Isu terhadap Jokowi Mencuat Menjelang Pemilu 2024

18 jam lalu

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dan Menpora Dito Ariotedjo (kanan) mengumumkan bidding atau pengajuan Indonesia untuk tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 edisi 2025 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin, 4 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Istana Heran Isu terhadap Jokowi Mencuat Menjelang Pemilu 2024

"Terus untuk apa diramaikan itu? Kepentingan apa diramaikan itu? Untuk kepentingan apa?" kata Jokowi.


Hampir 7 Jam Diperiksa, Wamenkumham Eddy Hiariej Bungkam Tinggalkan KPK

18 jam lalu

Wamenkumham Eddy Hiariej foto bersama Helmut Hermawan seusai makan malam di Restoran Jepang di Kawasan Jakarta Pusat. Istimewa
Hampir 7 Jam Diperiksa, Wamenkumham Eddy Hiariej Bungkam Tinggalkan KPK

Eddy Hiariej terus berjalan meninggalkan pelataran Gedung Merah Putih KPK menuju mobil berwarna hitam.


Jokowi Disebut Marah Saat KPK Usut Kasus Korupsi E-KTP, Berikut Deretan Kemarahan Jokowi Lainnya

19 jam lalu

Presiden Joko Widodo memberikan  sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Jokowi Disebut Marah Saat KPK Usut Kasus Korupsi E-KTP, Berikut Deretan Kemarahan Jokowi Lainnya

Eks Ketua KPK Agus Rahardjo sebut Jokowi marah saat KPK usut korupsi e-KTP yang menyeret Setya Novanto. Bukan sekali itu Jokowi ungkap kekesalan.