Deretan Musisi Ini Akan Hadir di Aksi Gejayan Memanggil

Ribuan mahasiswa mengikuti aksi #GejayanMemanggil di Simpang Tiga Colombo, Gejayan, Sleman, DI Yogyakarta, Senin 23 September 2019. Dalam aksi demonstrasi yang diikuti oleh ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta itu, mereka menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi serta mendesak pemerintah dan DPR mencabut UU KPK yang sudah disahkan. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

TEMPO.CO, Yogyakarta - Mantan vokalis Banda Neira, Rara Sekar dan vokalis Sisir Tanah, Bagus Dwi Danto mendukung gerakan menolak omnibus law RUU Cipta Kerja lewat aksi Gejayan Memanggil. Mereka akan berkolaborasi membawakan lagu di tengah aksi yang akan digelar di pertigaan Gejayan, Yogyakarta.

Bagus menyatakan omnibus law akan mempengaruhi banyak orang. Proses penyusunan RUU sapu jagat itu tidak mempertimbangkan dampaknya ke banyak orang sehingga muncul banyak penolakan dari berbagai pihak.

"Penyusunannya itu seperti melupakan proses tahun lalu ketika ada banyak RUU yang isinya ditolak oleh banyak pihak. Seperti tidak belajar dari situ," kata Bagus saat dihubungi Tempo, Senin, 9 Maret 2020.

Rara Sekar dan Bagus Dwi Danto dijadwalkan berduet pada pukul 15.45 hingga pukul 16.00. Selain dua musisi itu, aksi Gejayan Memanggil kali ini akan dimeriahkan oleh pertunjukan musik dari kelompok musik Tashoora. Musik yang mereka bawakan mengiringi lirik-lirik bertema kritik sosial.

Tashoora pernah menyinggung tentang penistaan agama, fanatisme, dan pelecehan seksual di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta saat tampil dalam Prambanan Jazz Festival pada 2019.

Kelompok musik Agoni, Rebelion Rose, Spoer, Kepal SPI, dan Amuba juga akan menghibur pengunjuk rasa dengan pertunjukan musik. Demonstrasi ini akan dipenuhi dengan spanduk-spanduk bernada satir dan lucu, sebagai kritik terhadap omnibus law yang ditolak banyak pihak.

Di pesan WhatsApp, beredar unggahan gambar karikatur Milea dan Dilan bertuliskan 'Aku ramal nanti kita ketemu di Gejayan, Gejayan Memanggil Gagalkan Omnibus Law'. Ada juga tulisan 'Omnibus Law saja yang kita gagalkan. Cinta kita jangan'.

Sekitar seribuan demonstran yang menyatakan penolakan terhadap omnibus law akan berkumpul di Gejayan, Yogyakarta untuk menyuarakan tuntutannya melawan aturan sapu jagat itu hari ini.

Pengunjuk rasa yang bergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak ini mengumpulkan massa yang datang dari berbagai latar belakang. Ada mahasiswa, buruh, aktivis lingkungan, jurnalis, dosen, dan musisi. Mereka memberi nama aksi itu rapat rakyat parlemen jalanan #Gejayan Memanggil #Gagalkan Omnibus Law. "Gerakan kolektif melawan penindasan," kata Humas Aliansi Rakyat Bergerak, Kontra Tirano.

Dari hasil kajian yang dilakukan bersama Aliansi Rakyat Bergerak, pasal-pasal dalam omnibus law dinilai berbahaya untuk buruh, mengancam kelestarian lingkungan, mengancam kesejahteraan buruh perempuan, dan mengintervensi pers.






Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

13 jam lalu

Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

Derita petani Indonesia karena pupuk semakin mahal karena harga BBM naik. Disaat yang sama tidak ada jaminan harga produk pertanian.


Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

21 jam lalu

Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

Ribuan buruh akan kembal menggelar demo tolak kenaikan BBM hari ini. Selain itu, ada dua tuntutan lainnya.


5.000 Buruh Akan Demo di Depan Istana, Bawa 3 Tuntutan

2 hari lalu

5.000 Buruh Akan Demo di Depan Istana, Bawa 3 Tuntutan

Buruh akan berdemo di depan Istana Negara pada Sabtu, 24 September 2022, berbarengan dengan Hari Tani Indonesia.


Berat Sebelah Mengadili Pelanggar HAM Berat

2 hari lalu

Berat Sebelah Mengadili Pelanggar HAM Berat

Pengadilan perkara dugaan pelanggaran HAM berat Paniai, Papua, dimulai.


Buruh Akan Demo Lagi 4 Oktober 2022, Protes Harga BBM hingga Omnibus Law

7 hari lalu

Buruh Akan Demo Lagi 4 Oktober 2022, Protes Harga BBM hingga Omnibus Law

Elemen buruh akan demo lagi bulan depan dengan membawa tiga tuntutan.


Inilah Sederet Pejabat yang Tidak Hafal Pancasila di Depan Publik

9 hari lalu

Inilah Sederet Pejabat yang Tidak Hafal Pancasila di Depan Publik

Pejabat publik yang tidak hafal Pancasila kembali terjadi. Teranyar Ketua DPRD Lumajang Anang Akhmad Syaifuddin.


KSPSI Siap Datang Lagi ke Istana Bahas Tuntutan Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM dan Omnibus Law

12 hari lalu

KSPSI Siap Datang Lagi ke Istana Bahas Tuntutan Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM dan Omnibus Law

Sekjen KSPI menyatakan siap datang ke Istana untuk membahas tuntutan buruh batalkan kenaikan harga BBM dan cabut Omnibus Law


Demo Tolak Kenaikan BBM Hari Ini, Partai Buruh: Serentak di 34 Provinsi

19 hari lalu

Demo Tolak Kenaikan BBM Hari Ini, Partai Buruh: Serentak di 34 Provinsi

Partai Buruh akan menggelar demo tolak kenaikan BBM serentak di 34 provinsi pada hari ini.


Apa Itu Tunjangan Profesi Guru yang Dihapus dalam RUU Sisdiknas?

26 hari lalu

Apa Itu Tunjangan Profesi Guru yang Dihapus dalam RUU Sisdiknas?

Penghapusan pasal tunjangan profesi guru di RUU Sisdiknas telah melukai rasa keadilan para pendidik


4 Polemik RUU Sisdiknas, Minim Pelibatan Publik

26 hari lalu

4 Polemik RUU Sisdiknas, Minim Pelibatan Publik

RUU Sisdiknas 2022 ini bersifat omnibus law