Jubir Khusus Corona: Kondisi Kasus 1-4 Covid-19 Bagus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan kondisi empat dari enam orang yang positif terinfeksi SARS-COV-2, penyebab penyakit COVID-19, cukup bagus atau dalam keadaan baik-baik saja. "Kemarin saya rilis 1, 2, 3 dan 4 bagus ya," kata Yuri seusai pelantikannya sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) yang baru, di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.

    Ia berharap pada pekan ini empat orang yang disebut sebagai empat kasus pertama COVID-19 dapat dipulangkan setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan dan dua kali hasil negatif. "Karena sudah enggak ada lagi keluhan. Prinsipnya dua kali negatif, pulang."

    Hasil pemeriksaan lanjutan terhadap kasus pertama dan kedua, menunjukkan keduanya masih positif pada hari kelima. Diharapkan keduanya negatif COVID-19 pada hari ketujuh.

    Pasien kasus lima dan enam masih demam dengan suhu tubuh sekitar 37 derajat Celsius. "Enggak tinggi demamnya karena sudah diintervensi dengan obat."

    Perubahan kondisi menjadi lebih baik, kata Yuri, tergantung pada imunitas tubuh orang itu. Selain itu, tekanan atau stres akibat pemberitaan juga menjadi faktor lain yang turut memengaruhi imunitas tubuh. "Ini akan memperlama prosesnya."

    Untuk itu, enam pasien itu masih dalam perawatan dan akan melakukan sejumlah pemeriksaan dan pengobatan lanjutam hingga dinyatakan negatif dan dapat dipulangkan. Namun demikian, Yuri mengakui bahwa mengubah status kondisi dari positif menjadi negatif virus Corona tidaklah mudah.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.