Surya Paloh Kunjungi Golkar, Airlangga: Selamat Kembali ke Rumah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari Kanan: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Plt Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

    Dari Kanan: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Plt Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beserta jajaran mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar. Saat tiba, mereka disambut oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan ucapan selamat kembali ke rumah, khusus untuk Surya Paloh.

    “Ketua Umum Partai NasDem Bapak Surya Paloh, selamat kembali ke rumah,” kata Airlangga disertai tepuk tangan oleh para peserta pertemuan di kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.

    Airlangga mengatakan Surya Paloh menghabiskan waktu 43 tahun di Partai Golkar. Usia pengabdian Surya di partai berlogo pohon beringin ini bahkan, kata dia, lebih tua ketimbang umur para anak muda pengurus DPP Golkar saat ini.

    “(Surya Paloh) 43 tahun di Partai Golkar. Buat anggota DPP yang masih muda mungkin umurnya belum 43 tahun,” kata Airlangga.

    Sekitar 20 orang dari partai Golkar dan belasan orang dari NasDem menghadiri pertemuan ini. Selain Airlangga dari Golkar, tampak Sekjen Loedwijk F Paulus, Wakil Ketua Umum Meutya Hafid, Ace Hasan Syadzilly, Ahmad Doli Kurnia, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan jajaran Wakil Ketua Umum DPP lainnya.

    Dari NasDem ada Sekjen Johnny G Plate, Ahmad Syahroni, Lestari Moerdijat serta jajaran lainnya.

    Menurut Meutya Hafid, pertemuan kali ini akan membahas kerjasama antar partai. Salah satunya, kata dia, akan ada pembahasan terkait Pilkada. Selain itu akan ada pembahasan ekonomi negara.

    “Tentu pembahasan Pilkada saya rasa tak terelakan dalam situasi politik saat ini. Lalu bagaimana transformasi ekonomi atau restrukturisasi ekonominya yang menjadi challange negara saat ini, saya rasa itu juga akan dibahas,” kata Meutya saat dihubungi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.