Tiga Rumah Sakit di Riau Rawat Enam Pasien Suspect Corona

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis mengecek peralatan kesehatan saat berada di ruangan isolasi Rumah Sakit Zainal Umum Zainal Abidin, Banda Aceh, Aceh, Rabu 4 Maret 2020. Pemerintah Aceh menyediakan dua unit rumah sakit khusus , yakni Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh dan Rumah Sakit Cut Meutia, Lhokseumawe sebagai rujukan untuk penanganan pasien  terinfeksi virus Corona. ANTARA FOTO/Ampelsa

    Petugas medis mengecek peralatan kesehatan saat berada di ruangan isolasi Rumah Sakit Zainal Umum Zainal Abidin, Banda Aceh, Aceh, Rabu 4 Maret 2020. Pemerintah Aceh menyediakan dua unit rumah sakit khusus , yakni Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh dan Rumah Sakit Cut Meutia, Lhokseumawe sebagai rujukan untuk penanganan pasien terinfeksi virus Corona. ANTARA FOTO/Ampelsa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak enam orang pasien suspect Corona kini tengah menjalani perawatan di tiga rumah sakit di Provinsi Riau.

    "Data pasien suspect COVID-19 di Riau per 8 Maret 2020 ada enam orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Nazir di Pekanbaru, Senin, 9 Maret 2020.

    Enam pasien itu, kata Mimi, tersebar di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru sebanyak empat orang, RSUD Dumai satu orang dan RSUD Puri Husana Indragiri Hilir satu orang.

    Menurut Mimi, semua pasien itu sudah dirawat di ruang isolasi. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir kontak dengan orang lain meski mereka belum dinyatakan positif Corona.

    Adapun sampel swab para pasien itu telah diambil ntuk diteliti di laboratorium Badan Penelitian Pengembangan Kesehaten (Litbangkes) Kementerian kesehatan di Jakarta.

    Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi mengatakan fasilitas kesehatan milik Pemprov Riau tersebut mulai menangani seorang pasien dari Pekanbaru tersebut sejak Selasa, 3 Maret lalu. Pihak rumah sakit telah melakukan langkah pengambilan swap pasien untuk diteliti.

    Menurut Nuzelly, proses penelitian sampel pasien ternyata memakan waktu lama karena banyak sampel dari pasien terduga COVID-19 lainnya yang masuk. Sedangkan, pemerintah hanya mengizinkan penelitian sampel untuk penyakit tersebut di Puslitbangkes. “Ternyata yang antre banyak,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.