Puan Maharani: Lelaki dan Perempuan Bagaikan Dua Sayap Burung

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Puan Maharanini menyampaikan orasi ilmiah berjudul

    Ketua DPR RI Puan Maharanini menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Kebudayaan sebagai Landasan Utama Pembangunan Manusia Indonesia Ber-Pancasila menuju Era Masyarakat 5.0", pada sidang terbuka Senat Universitas Diponegoro di Kampus Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat, 14 Februari 2020. Puan mendapatkan gelar kehormatan tersebut karena telah memberi kontribusi nyata di bidang sosial, budaya, dan pembangunan manusia. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani mengutip ujaran kakeknya, Soekarno, terkait peran laki-laki dan perempuan. Menurut presiden pertama itu, ujar Puan, laki-laki dan perempuan bagaikan dua sayap seekor burung.

    "Jika masing-masing sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu ke puncak yang setinggi-tingginya. Jika salah satu sayapnya patah, maka tak dapatlah terbang burung itu," kata Ketua DPR RI melalui keterangan tertulisnya di Hari Perempuan Sedunia, Ahad malam, 8 Maret 2020.

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ini mengatakan selalu mengingatkan semua pihak agar menyertakan perempuan dalam seluruh proses pembangunan. Partisipasi perempuan seharusnya bukan sekadar kebijakan afirmatif, tetapi kesadaran atas penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia.

    Tanpa kesadaran akan penghargaan harkat dan martabatnya sebagai manusia, kata Puan, maka perempuan akan terus menghadapi berbagai kendala yang dapat berasal dari kehidupan sosial, budaya, ekonomi, maupun politik.

    Puan mengatakan pemberdayaan perempuan harus menjadi agenda bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. "Saya percaya negara tidak mungkin sejahtera dan maju jika para perempuannya tertinggal."

    Saat ini, ujar Puan, perempuan telah banyak aktif dan mengambil peran strategis dalam setiap kegiatan pembangunan di segala bidang. Mulai dari ekonomi, sosial, lingkungan hidup, olahraga, ilmu pengetahuan, riset, dan lainnya. Ia mendorong agar perempuan terus meningkatkan kapasitas dirinya. "Menghadapi tantangan masa depan, perempuan juga harus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri, serta harus semakin mampu mengorganisir, dan menghasilkan kepemimpinan perempuan yang inspiratif." 

    Puan Maharani yakin, inti pembangunan kesetaraan dan keadilan gender bukanlah meneguhkan siapa yang mendominasi dan didominasi. Melainkan menemukan koridor untuk saling berbagi secara adil dalam segala aktivitas kehidupan tanpa membedakan jenis kelaminnya. "Inilah semangat yang harus kita tanamkan bersama dalam membangun dunia dimana perempuan dan laki-laki dalam harkat, martabat, kemajuan, dan kesejahteraan yang sama."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.