Besok, Eijkman dan Kemenkes akan Mulai Bahas Vaksin Virus Corona

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Hablul Muttaqin, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2020. Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyemprotkan cairan disinfektan ke masjid sebagai salah satu langkah antisipasi potensi penyebaran COVID-19 atau virus Corona. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, mengatakan akan bertemu dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas pembuatan vaksin menangkal virus corona atau Covid-19 pada Senin, 8 Maret 2020.

"Besok kami baru ada rapat dengan Kementerian Kesehatan untuk pengembangan vaksin," katanya saat ditemui usai diskusi Cross Check "Korona: Ga Perlu Panik, Ga Usah Gimik" di Jakarta, Ahad, 8 Maret 2020.

Meski baru akan memulainya, kata Amin, pemerintah sudah menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan vaksin. "Mudah-mudahan segera bisa memulai kegiatan ini," ujarnya.

Menurut Amin, Indonesia memiliki kemampuan untuk membuat vaksin sendiri. Ia mencontohkan saat wabah Flu Burung (H5N1) merebak pada 2011, peneliti Indonesia mampu menemukan vaksin dalam kurun 11 bulan.

Hal itu lebih cepat ketimbang perkiraan WHO yang menyebut vaksin baru biasanya bisa ditemukan setelah 18 bulan penelitian. "Walaupun tergantung institusi," ucap dia. Namun, kata Amin, saat itu Indonesia menggunakan vaksin tersebut untuk hewan. Alasannya saat vaksin ditemukan, kasus flu burung di manusia sudah mulai mereda. "Tapi dari situ kita lihat kapasitas itu sudah kita miliki tinggal kita rajut kembali yang sudah enggak aktif hampir sepuluh tahun ini," katanya.






Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

7 jam lalu

Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

Indonesia sedang dalam tahap pembicaraan dengan beberapa negara Afrika, termasuk Nigeria untuk mengekspor vaksin COVID-19 buatan dalam negeri.


Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biofarmasi Pertama di Asia Tenggara

8 jam lalu

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biofarmasi Pertama di Asia Tenggara

Presiden Jokowi meresmikan pabrik biofarmasi pertama di Asia Tenggara milik PT Etana Biotechnology Indonesia.


Booster Melambat, Covid-19 di Eropa Naik Lagi

17 jam lalu

Booster Melambat, Covid-19 di Eropa Naik Lagi

Gelombang COVID-19 baru sedang terjadi di Eropa ketika cuaca dingin tiba dengan jumlah kasus baru naik 8 persen sementara minat untuk vaksin turun.


Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

1 hari lalu

Honda Jepang Kembali Alami Gangguan Pasokan Suku Cadang, Produksi Dipangkas 40 Persen

Honda menurunkan rencana produksi di dua pabrik di Jepang karena terkendala rantai pasokan dan logistik yang dipicu oleh wabah Covid-19.


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

2 hari lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

2 hari lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

3 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

5 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

5 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

7 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.