PDIP: Ada Tengara Omnibus Law Utamakan Asing Ketimbang Rakyat

Reporter

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto bersiap meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. KPK mencecar Hasto Kristiyanto soal percakapannya dengan para tersangka kasus suap pergantian antarwaktu anggota DPR yang melibatkan Harun Masiku. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan banyak masukan yang diterima partainya mengenai Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja atau omnibus law yang digodok pemerintah. Salah satunya, RUU itu disebut-sebut lebih mementingkan kepentingan investor asing ketimbang kepentingan rakyat Indonesia.

"Partai menangkap aspirasi, adanya tuduhan kepentingan buruh, kepentingan rakyat dikalahkan demi karpet merah investasi asing," ujar Hasto melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 7 Maret 2020. Untuk itu,  PDIP berkomitmen menyerap aspirasi yang disuarakan oleh organisasi buruh, para akademisi, praktisi hukum dan pihak lain yang bersikap kritis terhadap RUU Cipta Kerja.

PDIP melihat positif niat baik Presiden Jokowi di dalam merancang kebijakan legislasi terintegrasi untuk cipta kerja. “Namun, dialog dengan mereka yang kritis tetap harus dilakukan. Sebab, aspirasi rakyat sangatlah penting."

Menurut Hasto, dalam pembahasan RUU Cipta Kerja ini, PDIP dalam posisi memberikan dukungan selama rencana peraturan ini memiliki perspektif ideologis yang mengedepankan kedaulatan ekonomi negara. "Pembahasan RUU itu jangan menjadi ajang bagi liberalisasi perekonomian yang bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945. Keadilan dalam bidang perekonomian bersifat wajib."

Untuk itu, kata Hasto, PDIP akan membentuk tim khusus guna menjabarkan seluruh konsepsi partai melalui pembahasan Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang memuat bagaimana sikap partai terhadap setiap materi muatan yang terkandung dalam RUU Cipta Kerja. “PDIP memiliki tanggung jawab ideologis agar seluruh desain undang-undang harus mengabdi pada tujuan bernegara," ujar dia.

RUU Cipta Kerja ini digawangi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Airlangga rajin bersafari ke sejumlah partai membahas omnibus law yang merupakan janji politik Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini.

Airlangga mengatakan, safari dilakukannya untuk menyamakan persepsi dengan partai-partai. Dari komunikasinya dengan sejumlah partai, Airlangga mengklaim hampir seluruh partai baik di koalisi pemerintah maupun di luar koalisi, menyatakan siap membahas dan akan memberikan usulan-usulan konstruktif. "Mereka memberikan catatan menganai sosialisasi supaya lebih intensif dan juga melibatkan kalangan profesional," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2020.

Masukan-masukan mengenai substansi RUU, kata Airlangga, juga diberikan oleh para elite partai yang disambanginya. Usul-usul itu akan dimasukkan dalam daftar inventarisasi masalah masing-masing fraksi. “Semuanya berproses di DPR, pertemuan (dengan petinggi partai) hanya untuk menyamakan persepsi tentang RUU Cipta Kerja."






Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

4 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

6 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

10 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

10 jam lalu

Riza Patria: Pak Anies Tak Pernah Campur Adukkan Urusan di DKI dan Politik

"Pak Anies memahami, selama ini, kan tidak mencampuradukkan urusan DKI dengan urusan politik," kata Wagub DKI Riza Patria


Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

11 jam lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

13 jam lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.


Anies Capres Nasdem, PDIP: Mengada-ada, Proyek TIM Belum Selesai Tapi Diresmikan

17 jam lalu

Anies Capres Nasdem, PDIP: Mengada-ada, Proyek TIM Belum Selesai Tapi Diresmikan

Gembong Warsono memberikan catatan kepada Gubernur Anies Baswedan usai deklarasi dicalonkan menjadi presiden oleh Partai NasDem.


Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

18 jam lalu

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemerintah menargetkan penyaluran KUR naik dari Rp 373 triliun menjadi Rp 460 triliun pada 2023.


Resmi Jadi Capres Nasdem, Anies Baswedan Diminta PDIP Tak Lagi Bikin Keputusan Strategis

19 jam lalu

Resmi Jadi Capres Nasdem, Anies Baswedan Diminta PDIP Tak Lagi Bikin Keputusan Strategis

Anggota DPRD DKI dari PDIP Gilbert Simanjuntak meminta Anies Baswedan berhenti membuat keputusan strategis yang bisa bebani Pj Gubernur DKI.


Anies Baswedan Capres NasDem, PDIP: Curiga Dulu Tolak Reklamasi, Kini Proreklamasi

1 hari lalu

Anies Baswedan Capres NasDem, PDIP: Curiga Dulu Tolak Reklamasi, Kini Proreklamasi

Anggota DPRD DKI dari PDIP Gilbert Simanjuntak tidak merasa keberatan dengan deklarasi partai NasDem yang mencapreskan Anies Baswedan.