Gejala Awal Dua Pasien Baru Positif Corona: Demam dan Batuk

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof DR Sulianti Saroso. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof DR Sulianti Saroso. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto menyebutkan dua pasien baru positif Corona tidak menunjukan gejala serius. Dua pasien itu mengalami demam, batuk dan pilek biasa.

    "Kondisi pasien 3 dan 4 dari laporan terakhir, suhu badannya masih sekitar 37,6 (derajat celsius) dan satu lagi 37,7," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2020.

    Selain demam, pasien mengalami batuk dan pilek biasa. Diketahui, pasien positif COVID-19 ini berusia 33 dan 34 tahun. Dua pasien ini diduga tertular virus Corona dari kasus pertama, warga Depok yang tertular dari warga negara Jepang dari lantai dansa. "Mereka diduga melakukan kontak dekat," kata Yurianto.

    Yurianto menjelaskan dua kasus baru ini ditemukan setelah Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan contact tracing atau penelusuran kontak dari kasus 1 dan 2 COVID-19. Dinas Kesehatan DKI melakukan penelusuran, mencari, dan mengidentifikasi orang-orang yang kontak dekat dengan kasus 1 dan 2.

    Pada awalnya, Dinkes DKI bersama BIN dan Polri menemukan 80 orang yang melakukan kontak dengan kasus 1 di lantai dansa. Sebanyak 80 orang ini gabungan dari tamu, pegawai, hingga tukang parkir di tempat dansa yang memungkinkan terjadi kontak dengan pasien positif COVID-19.

    Dari 80 orang, kemudian dikecilkan menjadi 20 orang berdasarkan kedekatan kontak. "Setelah dilakukan pendalaman ternyata dari 20 ini bisa dikerucutkan lagi menjadi 7 suspect. Dan tujuh suspect ini kemudian dibawa ke RS Sulianti Saroso untuk diisolasi dan diuji laboratorium," ujar Yurianto.

    Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Yurianto, tujuh orang ini ternyata memiliki gejala fisik influenza ringan dan sedang serta suhu badan panas. "Setelah diperiksa, dari 7 orang ini, kami temukan 2 orang confirmed positif, yang kita sebut sebagai kasus nomor 3 dan 4," ujarnya.

    Sementara lima orang lain, dinyatakan suspect virus Corona dan masih diisolasi di RS Sulianti Saroso. "Kita menunggu kondisi fisiknya bagus. Kalau kita belajar di beberapa negara seperti di Vietnam, itu bisa sampai pemeriksaan 7 kali negatif ke-8 baru positif diikuti preventif. Jadi kita harus hati-hati betul dengan kasus ini," ujar Yurianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.