Pertemuan Golkar-Demokrat, Airlangga dan SBY Bicara Empat Mata

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden PKS Sohibul Iman melakukan pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan ketua umumnya, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat berbicara empat mata dalam pertemuan di Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Kamis malam tadi, 5 Maret 2020. Doli menceritakan, rombongan Partai Golkar tiba di kediaman SBY itu sekitar pukul 18.30 WIB. Mereka disambut sejumlah elite partai mercy, seperti Syarief Hasan, EE Mangindaan, Amir Syamsudin, Djafar Hafsah, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

"Pukul tujuh, Ketum kami (Airlangga) dipanggil ngobrol berdua dengan Pak SBY di dalam," kata Doli kepada Tempo, Kamis malam, 6 Maret 2020.

Rombongan Golkar di antaranya Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsudin, Adies Kadir, Ahmad Doli Kurnia, Dito Ganinduto, Meutya Hafid, Nurul Arifin, Zainudin Amali, Lodewijk Freidrich Paulus, Erwin Aksa, hingga Rizal Mallarangeng.

Sekitar setengah jam kemudian, kata Doli, barulah mereka semua diundang masuk ke ruang perpustakaan SBY. Di situ mereka menyantap hidangan yang disuguhkan tuan rumah yakni empal gentong, sate kambing, dan nasi kebuli. Selesai santap malam, barulah pertemuan formal dimulai.

SBY, kata Doli, membuka dan memperkenalkan siapa saja yang mendampinginya. Presiden keenam itu bercerita tentang situasi kebangsaan dan tanggung jawab bersama setiap partai. Meski Demokrat berada di luar koalisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), SBY mengatakan mereka siap membantu demi kepentingan bangsa dan negara. "Mereka katakan bahwa hubungan Demokrat Golkar harusnya bukan hanya friendship tapi partnership."

Menurut Doli, Airlangga mengucapkan terima kasih kepada SBY. Airlangga juga mengenang pernah bersama-sama SBY dalam forum-forum internasional dulu. Menteri Koordinator Perekonomian itu lantas menyampaikan salam dari Presiden Jokowi dan agenda-agenda pemerintahan sekarang, termasuk soal dua Rancangan Undang-undang omnibus law, yakni RUU Cipta Kerja dan RUU Perpajakan.

Airlangga dan SBY menyepakati akan menggelar forum khusus penjelasan secara detail untuk membahas dua RUU itu di fraksi kedua partai di DPR. “Intellectual exercise kalau istilah Pak Airlangga," kata Doli, yang juga Ketua Komisi II DPR.

Pembicaraan selesai, mereka bersalaman dan berfoto bersama. Menurut Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Pandjaitan, SBY sempat memperkenalkan tim boli Lavani binaannya dan mengajak berfoto bersama persis di bawah tulisan LaVaniSportsCenter.

SBY juga memberikan kaus khusus Museum dan Galeri SBY-Ani yang berwarna dominan kuning dengan setrip biru, seperti warna bendera Golkar dan Demokrat. Dalam pertemuan, SBY mengenakan kemeja batik berwarna biru dengan motif bunga berwarna kuning. "Sebut saja 'Diplomasi Batik Biru Kuning di Cikeas 2020'. Silahturahmi politik pertama bagi kedua parpol sahabat ini memulai dekade 2020," kata Hinca dalam keterangan tertulisnya.






Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

1 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

4 jam lalu

Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

Dalam jajak pasar itu, Jokowi akan berdialog langsung dengan calon investor yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

6 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

6 jam lalu

Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

Gugatan terhadap Jokowi soal ijazah palsu diajukan oleh seorang bernama Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

9 jam lalu

Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah berkomunikasi dengan berbagai tokoh politik terkait langkah politiknya di masa mendatang.


Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

10 jam lalu

Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson mengungkapkan, PT Freeport Indonesia telah memberikan banyak keuntungan ekonomi terhadap pemerntah Indonesia sejak 1992 hingga 2021.


Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

10 jam lalu

Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

Mahfud Md mengatakan Presiden Jokowi memberi target TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyelesaikan investigasnya selama satu bulan.


Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

10 jam lalu

Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

Mahfud MD memaparkan rencana Presiden Jokowi untuk mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur dan menyerahkan santunan


Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

11 jam lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


Mahfud Md Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

11 jam lalu

Mahfud Md Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

Mahfud Md hari ini menemui Presiden Jokowi di Istana Negara untuk membeitahu pembentukan TGIPF Tragedi Kanjuruhan. Akan dibuat Kepres.