Pertemuan dengan Golkar, Demokrat Sebut Airlangga Diutus Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Menteri Perdangangan Agus Suparmanto tiba dalam pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu 4 Maret 2020. Rapat kerja itu mengangkat tema Akselerasi Peningkatan Ekspor dan Penguatan Pasar Dalam Negeri Menuju Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Menteri Perdangangan Agus Suparmanto tiba dalam pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu 4 Maret 2020. Rapat kerja itu mengangkat tema Akselerasi Peningkatan Ekspor dan Penguatan Pasar Dalam Negeri Menuju Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan pertemuan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu terjadi karena Airlangga yang juga Menteri Koordinator Perekonomian dalam pertemuan itu menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Sebagai Menko Perekonomian, Pak Airlangga menjelaskan ia diutus Presiden Jokowi dan menyampaikan salam Presiden Jokowi kepada Pak SBY," kata Hinca melalui keterangan tertulis, Jumat, 6 Maret 2020.

    Hinca mengatakan Airlangga juga mengajak peran serta Demokrat memberikan masukan agar restrukturisasi perekonomian bisa berhasil baik. Bos partai beringin itu juga mengajak untuk bekerja sama dalam Pilkada 2020 yang akan digelar di 270 wilayah.

    Menurut Hinca, SBY senang mendengar ajakan itu dan menyambutnya. Presiden keenam itu menyampaikan salam kembali untuk Jokowi. SBY juga berujar sikap politik partainya tak berubah, yakni ingin menjadi bagian dari solusi dan perkembangan. Kebijakan pemerintah yang baik akan didukung, adapun yang belum diperbaiki bersama.

    "Negara ini negara kita bersama. Kita bangun bersama, meskipun kami tidak berada dalam pemerintahan," kata Hinca menirukan SBY yang merespons dua RUU omnibus law yang dijelaskan Airlangga. Soal Pilkada 2020, SBY sepakat membuka peluang kerja sama.

    Pertemuan itu berlangsung di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Ada 18 orang elite Partai Demokrat dan 15 orang pejabat teras Partai Golkar.

    Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan Airlangga dan SBY sempat bertemu empat mata selama sekitar setengah jam. Setelah keduanya berbincang, mereka semua bersantap malam di ruang perpustakaan. Sahibulbait menghidangkan empal gentong, sate kambing, dan nasi kebuli.

    Pertemuan formal dimulai setelah makan malam. Doli mengatakan, kedua ketua umum saling memperkenalkan siapa yang hadir. SBY lalu menyinggung kondisi Indonesia saat ini dan kesiapan Demokrat membantu pemerintahan. "Mereka mengatakan hubungan Demokrat Golkar harusnya bukan hanya friendship, tapi partnership," kata Doli, yang juga diamini Hinca.

    Airlangga mengenang kebersamaannya dengan SBY dalam sejumlah kesempatan sebelumnya. Setelah itu, dia menyampaikan inisiatif pemerintah mengusulkan dua RUU omnibus law ke Dewan Perwakilan Rakyat. "Pak Airlangga menyampaikan salam hormat Presiden Jokowi, kemudian membicarakan agenda-agenda pemerintahan sekarang termasuk soal ekonomi juga disampaikan," kata Doli kepada Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.