Din Syamsuddin Imbau Pemerintah Berbagi Masker dan Pencuci Tangan

Reporter

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin memberikan keterangan kepada media saat sidang isbat penentuan 1 Syawal 1436 H di Kementerian Agama, Jakarta, 16 juli 2015. Din Syamsuddin menagatakan bahwa Muhammadiyah akan merayakan Idul Fitri sama seperti yang dutetapkan oleh Menteri Agama. Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Tokoh Organisasi Masyarakat Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta pemerintah membangun kebersamaan dengan rakyatnya dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19). Ia meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak hanya menginstruksikan kepada Kapolri untuk mengusut para penimbun masker, tapi juga membagi-bagikan persediaan masker dan pencuci tangan (hand sanitizer) kepada masyarakat yang kawasan tempat tinggalnya terdampak virus mematikan itu.

"Jangan sekedar Presiden memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut penimbun. Beli semuanya oleh pemerintah, dan bagikan kepada rakyat di kawasan-kawasan itu," kata Din di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2020.

Saat ini, masyarakat resah karena harga masker yang melambung tinggi, dan cairan pencuci tangan di pasaran sulit diperoleh. Minimarket di Kemandoran, Jakarta Barat, misalnya, sudah kehabisan masker dan cairan pencuci tangan. "Sudah habis, langka," ujar pegawai minimarket di Kemandoran, Jakarta Barat itu. Kelangkaan itu, kata pegawai minimarket, dipicu meningkatnya permintaan.

Menurut dia, hal itu wajar dilaksanakan pemerintah agar kembali meraih kepercayaan dari publik yang sebelumnya menganggap pemerintah menutup-nutupi perkembangan kasus virus Corona di dalam negeri.






Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

3 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

4 hari lalu

Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi atau SIM Keliling di lima titik Jakarta, Rabu, 28 September 2022.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

11 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Din Syamsuddin Minta MK Copot Jubirnya Usai Pernyataan Presiden 2 Periode Jadi Cawapres

16 hari lalu

Din Syamsuddin Minta MK Copot Jubirnya Usai Pernyataan Presiden 2 Periode Jadi Cawapres

Din Syamsuddin meminta MK mencopot juru bicaranya karena telah bicara soal kemungkinan presiden 2 periode bisa jadi calon wakil presiden.


Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

16 hari lalu

Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

Pakar menyebut kemungkinan orang dapat melepas masker di ruang terbuka, termasuk persentase vaksinasi booster bila sudah tinggi.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

19 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Pemerintah Naikkan Harga BBM, Din Syamsuddin: Pertanda Rezim Tidak Prorakyat

28 hari lalu

Pemerintah Naikkan Harga BBM, Din Syamsuddin: Pertanda Rezim Tidak Prorakyat

Menurut Din Syamsuddin, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM ini membajak hak rakyat.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

28 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Dokter FKUI Bicara Banyak Orang Rasakan Gejala Covid-19 tapi Abai

36 hari lalu

Dokter FKUI Bicara Banyak Orang Rasakan Gejala Covid-19 tapi Abai

Pemerintah didorong untuk menggencarkan kembali testing untuk mengimbangi perkembangan mutasi virus corona Covid-19 yang masih berbahaya.


Singapura Hapus Kewajiban Pakai Masker di Dalam Ruangan

38 hari lalu

Singapura Hapus Kewajiban Pakai Masker di Dalam Ruangan

Singapura melonggarkan pembatasan Covid-19 dengan mencabut sebagian aturan bermasker di dalam ruangan.