Malam Ini SBY Bertemu Airlangga, Hinca: Silaturahmi Politik

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui warga Ciangsana, Bogor, Jawa Barat pada Kamis siang tadi, 2 Januari 2020. Kepada warga yang kemarin terimbas banjir akibat arus Sungai Cileungsi itu, SBY menyarankan mereka meminta pemerintah membuat tanggul. Foto: Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan.

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui warga Ciangsana, Bogor, Jawa Barat pada Kamis siang tadi, 2 Januari 2020. Kepada warga yang kemarin terimbas banjir akibat arus Sungai Cileungsi itu, SBY menyarankan mereka meminta pemerintah membuat tanggul. Foto: Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto malam ini, Kamis, 5 Maret 2020. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan pertemuan akan berlangsung di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

    Hinca belum merinci agenda pertemuan itu. Dia juga belum memastikan apakah omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja, yang penyusunannya diketuai Airlangga, bakal dibahas dalam pertemuan nanti. "Silaturahmi politik, nanti saya sampaikan detailnya ya," kata Hinca melalui pesan singkat, Kamis, 5 Maret 2020.

    Sejumlah petinggi Golkar belum merespons pesan dan panggilan Tempo. Wakil Ketua Umum Golkar Melki Laka Lena yang tengah berada di NTT mengaku tak tahu ihwal pertemuan tersebut.

    Namun Melki mengatakan, Airlangga memang tengah membangun komunikasi dengan partai-partai nonkoalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sebelumnya, partai beringin juga telah bertemu dengan Partai Keadilan Sejahtera. "Ketum kan memang sedang membangun komunikasi dengan yang di luar pemerintahan. Pasti kami sapa juga Demokrat dan PAN," kata Melki ketika dihubungi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).