Program Free Cargo Literacy Mandek, Menunggu Kebijakan Nadiem

Sejumlah pegiat literasi membaca buku saat kampanye #RuangBacaJakarta didalam Kereta MRT, Jakarta, Minggu, 8 September 2019. Kampanye ini merupakan gerakan MRT Jakarta untuk mendorong minat baca dan dan menjadikan membaca bagian dari gaya hidup masyarakat kota. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menghentikan program pengiriman buku gratis atau free cargo literacy (FCL). "Tahun ini belum ada kelanjutan program ini. Kami masih menunggu arahan Menteri Nadiem Makarim," kata Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Dadang Sunendar kepada Tempo pada Kamis, 5 Maret 2020.

Dadang menjelaskan, program FCL mulanya dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia sejak 2017 sampai 2018. Pada 2019, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usai Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan serta Badan Bahasa mengambil alih program ini. Hal ini dilakukan berdasarkan perjanjian dengan Pos Indonesia sampai bulan Desember 2019.

Sejumlah pegiat literasi di Indonesia pun mengkritik langkah Kementerian Pendidikan yang mengambil alih program ini.

"Itu menghambat pergerakan kami. Kami berjuang agar FCL dikembalikan ke Pos Indonesia. Enggak menuntut apapun. Supaya buku itu tepat sasaran, terarah, dan membantu kami menyebarkan virus literasi di daerah masing-masing," kata pegiat literasi asal Banyumas, Any Anggorowati, kepada Tempo pada Kamis, 5 Maret 2020.

Any mengatakan program FCL yang dilakukan pada tanggal 17 setiap bulannya itu telah membantu para pegiat literasi untuk menyebarkan buku ke daerah terpencil. Dia menyebut banyak daerah di Indonesia yang kekurangan koleksi buku. "Donatur itu mudah mengirim ke kami setiap bulan, bisa dapat 3 kali paket, kami sebar ke simpul-simpul pustaka di daerah. Masing-masing paket berkisar 5-10 kilogram buku."

Dia mengatakan Pos Indonesia telah melayani program Free Cargo Literacy dengan sangat baik. Namun, sejak diambil alih Kementerian Pendidikan, Any menyebut upaya itu tak maksimal serta mengurangi jumlah koleksi bacaan.

"Kalau sekarang lewat Kemendikbud, kami kirim buku harus ke Kementerian sedangkan jarak ke Kementerian saja makan waktu. Lalu di sana buku dipilah, disaring lagi. Terus entah dikirimnya kapan, dengan jumlah yang minim, 3 kilogram," katanya.






Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

15 jam lalu

Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

Prilly Latuconsina akan mengajar sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM mulai pekan depan. Berhenti dari dunia hiburan?


Prilly Latuconsina Mendaftar Praktisi Mengajar, Kampus Terpilih: UGM

1 hari lalu

Prilly Latuconsina Mendaftar Praktisi Mengajar, Kampus Terpilih: UGM

Prilly Latuconsina akan mengajar apa? Kapan mata kuliah akan diberikannya? Simak penjelasan dari UGM berikut ini.


Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Ruang Baca dan Diskusi di Tengah Kota Jakarta

1 hari lalu

Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Ruang Baca dan Diskusi di Tengah Kota Jakarta

Taman literasi ini memiliki lebih dari 3.000 koleksi buku dari Perpustakaan DKI yang dapat diakses dan dibaca dengan cukup dengan memindai barcode.


Unpad Bicara Lebih-Kurang Masuk PTN Hanya dengan Tes Skolastik

6 hari lalu

Unpad Bicara Lebih-Kurang Masuk PTN Hanya dengan Tes Skolastik

Penetapan tes skolastik saja harus membawa perubahan paradigma di sekolah-sekolah. Diakui kalau model tes yang sekarang membawa bahaya.


Masuk PTN 2023 Tak Pakai Tes Mapel, Pendapatan Lembaga Bimbel Tergerus?

8 hari lalu

Masuk PTN 2023 Tak Pakai Tes Mapel, Pendapatan Lembaga Bimbel Tergerus?

Tes materi akademik dihapus dan diganti dengan skolastik untuk masuk PTN 2023. Sejumlah lembaga bimbel berstrategi agar tetap bisa bertahan.


Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN 2023, ITB Pertahankan Jalur Peminatan

8 hari lalu

Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN 2023, ITB Pertahankan Jalur Peminatan

Jalur peminatan akan tetap dipertahankan karena jalur ini dinilai sumbangsih ITB kepada berbagai bidang keilmuan.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bimbel Kritik Nadiem, Rusia Kehabisan Drone

9 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bimbel Kritik Nadiem, Rusia Kehabisan Drone

Selain bimbel kritik Menteri Nadiem dan Rusia kehabisan drone dalam perang di Ukraina hingga harus beli ke Iran, ada pula informasi cuaca dari BMKG.


Kritik Lembaga Bimbel Soal Nadiem yang Ubah Aturan Masuk PTN 2023

9 hari lalu

Kritik Lembaga Bimbel Soal Nadiem yang Ubah Aturan Masuk PTN 2023

Lembaga bimbingan belajar meminta agar penerapan aturan masuk PTN yang baru diterapkan tak terburu-buru.


Mulai Hari Ini hingga Jumat, Mahasiswa Baru Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 Ikuti PKKMB Luring

12 hari lalu

Mulai Hari Ini hingga Jumat, Mahasiswa Baru Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 Ikuti PKKMB Luring

Mahasiswa Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) hari ini.


Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN, Rektor Unair: Lintas Jurusan Perlu Ditinjau Ulang

12 hari lalu

Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN, Rektor Unair: Lintas Jurusan Perlu Ditinjau Ulang

Respons Rektor Unair terkait perubahan aturan masuk PTN 2023. Apa saja yang disoroti?