Soal Corona, Dewan Masjid Minta Orang Sakit Agar Salat di Rumah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang mengantre saat diukur suhu tubuhnya sebelum menaiki kereta MRT setelah dua warga Depok terinfeksi virus corona di Jakarta, 5 Maret 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

    Sejumlah penumpang mengantre saat diukur suhu tubuhnya sebelum menaiki kereta MRT setelah dua warga Depok terinfeksi virus corona di Jakarta, 5 Maret 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia mengimbau agar masyarakat dapat menjaga sanitasi masjid dan musala setelah Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengkonfirmasi dua warga negara Indonesia positif virus corona.

    Hal ini disampaikan melalui surat edaran nomor 041/PP-DMI/A/II/2020 pada Senin, 2 Maret 2020. Surat ini ditandatangani lamgsung oleh Ketua PP-DMI, Jusuf Kalla. "Mengimbau seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, cabang dan ranting untuk melakukan langkah sanitasi siaga bersama DKM dan Takmir Masjid atau Mushalla," tulis Jusuf Kalla dalam surat itu.

    Adapun sejumlah upaya itu di antaranya adalah menjaga kebersihan lantai, tempat wudu, dan toilet masjid atau musala dengan cairan disinfektan. Dewan Masjid juga meminta pengurus menjaga kebersihan karpet dan alat salat secara rutin.

    PP-DMI juga mengimbau agar para jemaah membawa sajadah, sapu tangan atau kain masing-masing sebagai alat sujud. Bagi jamaah yang sedang batuk, demam, dan mengalami gejala flu atau salesma, diimbau agar melaksanakan salat di rumah sampai sembuh.

    Selain itu PP-DMI juga mengimbau umat muslim untuk mengawasi penyebaran virus corona ini. "Dan melakukan upaya tanggap atau melaporkan jika ada masyarakat dicurigai terdampak virus corona khususnya di sekitar masjid atau musala."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.