Kondisi 2 Pasien Positif Corona di RSPI Membaik

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, saat memberikan keterangan kepada wartawan di area rumah sakit di Jakarta Utara, Rabu, 4 Maret 2020.  ANTARA/Aria Cindyara

    Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, saat memberikan keterangan kepada wartawan di area rumah sakit di Jakarta Utara, Rabu, 4 Maret 2020. ANTARA/Aria Cindyara

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan kondisi kesehatan dua pasien positif terkena virus Corona sudah membaik.

    Ia mengatakan pasien sudah tidak demam dan sesak nafas. Bila dalam dua kali pemeriksaan lagi dinyatakan mereka sehat maka akan dipulangkan.

    “Yang dua positif kemarin jadi demam tidak ada, nyeri tenggorokan tidak ada, sesak juga tidak ada, masih batuk-batuk kecillah. Mungkin dengan pilek,” kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, hari ini, Kamis, 5 Maret 2020.

    Menurut Syahril, RSPI Sulianti Saroso akan menunggu hasil pemeriksaan pada hari kelima, yakni Jumat, 6 Maret 2020.

    Bila nanti hasilnya negatif, kedua pasien akan diperiksa lagi lima hari kemudian. Bila hasilnya tetap baik, pasien akan dipulangkan.

    “Kami menunggu pemeriksaan hari kelima ya, besok. Mudah-mudahan nanti hasilnya negatif."

    Syahril menerangkan saat ini ada sembilan pasien yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Sebelumnya ada dua pasien baru masuk pada Rabu siang dan malam lalu. Jumlah pasien sempat menjadi 11 orang.

    Kemudian 1 warga negara asing dipulangkan karena dinyatakan sehat. Satu orang lagi dipindahkan ke ruangan biasa. Totalnya kembali menjadi sembilan orang.

    Dua pasien yang masuk kemarin diduga melakukan first contact dengan dua pasien positif virus Corona. Satu di antaranya dibawa dari pos pemantauan sedangkan satunya dirujuk dari rumah sakit swasta.

    Satu pasien yang dirujuk dari rumah sakit lain, Syahril melanjutkan, berusia 65 tahun dan masuk dengan dipasangi ventilator.

    Kondisi pasien ini paling tidak baik dibandingkan dengan delapan pasien lainnya.

    “Di rumah sakit swasta sudah dirawat selama satu minggu dan pakai ventilator,” tutur Syahril.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.