Kemensos Menguatkan Adat Komunitas Terpencil yang Merupakan Kearifan Lokal dan Menghilangkan Keterpencilannya

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin, beserta Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Andi Z.A Dulung,  Direktur KAT, Laode Taufiq dan Direktur PFM Wilayah III Nur Pujianto menghadiri acara

    Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin, beserta Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Andi Z.A Dulung, Direktur KAT, Laode Taufiq dan Direktur PFM Wilayah III Nur Pujianto menghadiri acara " Peresmian Lokasi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil" di Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Rabu, 4 Maret 2020.

    INFO NASIONAL — Mewakili Menteri Sosial, Juliari P. Batubara; Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin; beserta Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Andi Z.A Dulung; Direktur KAT, Laode Taufiq; dan Direktur PFM Wilayah III, Nur Pujianto, menghadiri acara "Peresmian Lokasi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil" di Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Rabu, 4 Maret 2020.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Ida Saidah anggota Komisi VIII DPR RI, Bupati Boalemo, Bupati Gorontalo Utara, Forkompimda Provinsi/Kab/Kota, Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Sosial Kab. Boalemo, Kepala Dinas Kab Gorontalo Utara, Kepala Dinas Kab. Pohuwato, Camat Botumoito, Kepala Desa Rumbia, tokoh masyarakat dan tokoh adat.

    Kemensos Resmikan Tiga Lokasi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil.

    Menteri Sosial, Juliari P. Batubara, melalui Dirjen Pemberdayaan Sosial menyampaikan bahwa program pemberdayaan sosial terhadap Komunitas Adat Terpencil ini merupakan wujud nyata implementasi dari agenda Nawacita Presiden Joko Widodo, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan dan sebagai wujud nyata dari negara hadir melalui Kementerian Sosial.

    Pada momen yang sangat penting inilah Menteri Sosial juga mengajak semua pihak untuk merapatkan barisan dan mengambil bagian dalam mendukung program prioritas nasional ini. "Melalui komitmen bersama bersinergi antar OPD Daerah dan pemerintah pusat, dunia usaha melalui coorporate social responsibility (CSR) maupun penyelenggara Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) serta keterlibatan masyarakat," ujar Dirjen Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin. 

    “Semua komponen diharapkan dapat bersinergi secara bersama-sama mengambil peran sebagai upaya percepatan dalam menuju cita-cita KAT yang setara dan sejahtera,” kata Pepen.

    Selanjutnya Dirjen Pemberdayaan Sosial menyerahkan secara simbolis bersama Gubernur Gorontalo, Bupati Boalemo, dan Bupati Gorontalo Utara berupa pemberian bantuan rumah sederhana, sertifikat tanah, sembako, bibit tanaman, pembangunan balai sosial, jaminan hidup, dan donasi pelanggan Indomaret kepada warga masyarakat yang dirangkai dengan penandatanganan prasasti peresmian Rumah KAT dan pengguntingan pita oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial.

    Setelah peresmian, Dirjen Pemberdayaan Sosial didampingi Gubernur Gorontalo beserta Bupati Boalemo, Bupati Gorontalo Utara berkeliling meninjau sarana dan prasarana yang berada dilokasi serta berinteraksi dengan warga yang mendapatkan bantuan rumah. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.